Dimsum cooking class Sabtu (29/08/2012) kemarin, kembali dipadati puluhan peserta . Kali ini 3 (tiga) orang chef dari Tien Chao Restaurant Hotel Gran Melia Jakarta turun langsung membagi ilmunya. Chef Danny Huang, sang Executive Chef , Dim Sum Chef Tang Chee Meng dan asisten chef Markus.
Resep ang sudah dicetak rapi dan cantik lengkap dengan foto dim sum jadi panduan para chef memberikan informasinya. Lima jenis dimsum Scallop Dumpling, Shrimp and Chives Dumpling, Wo Tie, juga Custard Bun dan Baked Bun with Char Siew diungkap rahasia pembuatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adonan bunnya ternyata tak memakai ragi. Hmm..bagaimana bisa? Ya, dengan ammonium powder atau amoniak bubuk. Dengan trik pembuatan biang maka adonan baru siap dibentuk dan dikukus setelah minimal 12 jam diistirahatkan. Diskusi soal pembuatan biang adonan dan trik menyimpannyapun berlangsung seru. Akhirnya bun mungil berisi adonan custardpun selesai dibuat oleh chef.
Resep kedua, Baked Bun with Char Siew juga tak kalah memikat. Dim sum berisi ayam berbumbu char siu ini tidak dikukus tetapi dipanggang. Ah, melihat fotonya yang cantik pesertapun makin penasaran. Setelah peragaan membuat isinya, barulah pembuatan adonan diceritakan detilnya oleh sang chef.
Adonan bun yang tak lain adalah adonan roti perlu kesabaran dalam mengaduknya. 'Adonan harus benar-benar licin dan halus baru bisa dibentuk,' demikian pesan sang chef. Sebelum dipanggang, adonan berbentuk bulat ini permukaannya dipoles dengan telur ayam yang dikocok. Selanjutnya dipanggang dengan suhu 150 C selama 8 menit. 'Bikinnya lama tapi makanannya pasti cepet,' demikian komentar peserta.
Tiga jenis dumpling menjadi resep berikutnya yang diperagakan. Scallop Dumpling yang fotonya cantik menggodapun segera dibuat. Kulit dumpling yang sengaja dibuat mendadak ini juga menggunakan tepung Hongkong plus tepung kentang. "Kalau mau gampang membungkusnya, adonan kulit bisa disimpan dulu kedalam chiller, 5 menit aja sampai lengket." kata asisten chef memberikan tipsnya.
Nah kalau Shrimp and Chives Dumpling dan Wo Tie adonan kulitnya hampir sama. Bedanya hanya cara memasaknya, dikukus dan digoreng. "Warna merah oranye pada Shrimp and Chives Dumpling itu adalah telur kepiting," jelasnya lagi. 'Wah, pasti rasanya enak ya pake telur kepiting,' lagi-lagi peserta tak sabar menanti dumpling ini selesai dibuat.
Yang paling menggelitik rasa ingin tahu peserta adalah Wo Tie. Dumpling yang mirip gioza berbentuk bulan sabit ini memiliki lapisan tipis menerawang dari adonan yang warnanya cokelat. Cantik mirip renda baju!
Peserta bertanya-tanya bagaimana membuatnya. Usai memperagakan teknik melipat sambil memutar adonan, sang chef pun membagi trik jitunya. Setelah dikukus selama 7 menit barulah 'renda' cantiknya dibuat. Adonan tepung beras dituang ke dalam wajan antilengket kemudian Wo Tie ditaruh diatasnya dan dimasak hingga adonan tepung berpori-pori dan kering. O lala..saat diangkat wo tie pun berlapis 'renda' kecokelatan yang cantik.
Rasa penasaran pesertapun mulai terobati saat semua dim sum hasil cooking class disajikan panas mengepul sebagai pembuka makan siang. 'Wah, benar ya baked bunnya empuk enak,' demikian komentar peserta. Selain 5 dim sum ada 4 menu lain yang disajikan untuk makan siang.'Wouw..semuanya enak-enak dan kenyang banget,' pesertapun sebagian sudah tampak sudah kekenyangan sebelum hidangan penutup disajikan.
Antusiasme peserta pun tetap tinggi meskipun kenyang, apalagi saat detikFood bagi-bagi 5 merchandise dan 3 voucher makan senilai Rp. 600.000 dari Hotel Gran Melia Jakarta. Yang berhasil dibawa pulang oleh Anny Haryanto, Rahayu Sri Utami dan Novianti Anisya. Belum kebagian tiket cooking class? Jangan khawatir masih ada 2 cooking class seru di bulan ini! Pantau terus www.detikfood.com buat mendapatkan infonya. Sampai jumpa!
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN