Meskipun langit Jakarta mendung dan sedikit gerimis Sabtu kemarin, tapi tidak lantas menyurutkan semangat peserta untuk hadir di acara Cooking Class kali ini. Bahkan ada yang hadir sejak pukul 9 pagi ,lho! Cooking class yang mengangkat tema steak ini berlangsung di outlet terbaru QSmokehouse Factory di Jl. Suryo No.20, Kebayoran Baru.
Tepat pukul 10 acarapun dimulai. Peserta yang hadir kali ini seimbang jumlah pria dan wanitanya. Karena tema ini cukup diminati oleh mereka yang ingin belajar tentang steak langsung dari ahlinya. Ada juga yang datang jauh-jauh dari Bandung untuk mengikutinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena resto ini mengkhususkan diri pada steak gaya Texas maka seluk beluk bumbu perendam dan bumbu olesanpun dibahas lebih detil.
Usai bicara daging, soal pemilihan panggangan tak luput jadi pembahasan menarik. "Kalau ada acara BBQ di rumah memang sebaiknya menggunakan alat khusus BBQ, tapi kalau hanya untuk makan sehari-hari bisa juga menggunakan panggangan yang ada di rumah," terang Chef Donny santai.
Urusan memanggang steak ternyata juga tak mudah. Soal panggangan, waktu memangang hingga mengetahui tingkat kematangan daging dibeberkan lengkap. "Jangan memotong daging yang sedang dipanggang untuk cari tahu apakah sudah matang atau belum karena akan mengurangi cairan dalam daging yang bikin rasa steak kurang juicy," papar chef Donny.
Chef Donny pun menyarankan untuk menggunakan pangkal jempol untuk menjelaskan tingkat kematangan. "Makin ke belakang jika dipencet akan terasa keras seperti daging sapi yang welldone," peragaan chef Donny sambil memencet-mencet pangkal pangkal jempolnya.
Resep pertama yang dibuat adalah 'Fried Shroom' alias jamur goreng tepung. "Untuk membuat jamur balut tepung ini, yang diberi bumbu tepungnya ya Pak, Bu. kalau suka boleh juga diganti dengan corn flakes," jelas chef Donny sambil memastikan asistennya melakukan hal yang benar.
"Chef, kalau gak suka jamur kancing apa bisa diganti dengan jamur enoki?" ujar Ibu Shinta Hapsari, salah satu peserta cooking class. "Ooo, tentu bisa Bu. Pada dasarnya adonan ini bisa digunakan untuk semua makanan yang berbalut tepung," jawab chef Donny yang langsung disambut anggukan semua peserta.
Fried Shroom yang renyah crunchy tak lengkap tanpa saus untuk teman cocolannya. Ranch Dressing yang kali ini dibuat berbahan dasar roghurt. "Chef, yoghurt bisa diganti butter milk gak? Sayang kan kalau dirumah adanya butter milk," tanya peserta. "Jika di rumah memiliki butter milk, yoghurt bisa digantikan kok," tutur chef Donny.
Jenis steak yang dibuat siang kemarin antara lain Easy BBQ Beef Ribs, Cajun Chicken Steak, dan juga Argentinean Chimucurri Sirloin Steak. "Untuk membuat Argentinean ini menggunakan cuka anggur merah, tapi kalau tak ada jangan digantikan dengan cuka putih arena aromanya terlalu tajam. Sebagai gantinya bisa pakai cuka apel atau cuka kelapa," imbuhnya. Tak hanya tips yang dicatat tetapi makanan dan bahanpun tak luput jadi incaran kamera peserta.
Tepat pukul 13.00 kelima resep pun sudah selesai dikupas tuntas oleh ahlinya. Sambil menunggu menu makan siang disajikan, bagi-bagi hadiah pun dilakukan. Puluhan hadiah menarik mulai dari voucher makan dari QSmokehouse Factory, Blackcat Jazz & Blues Club, Table8 sampai dengan goodie bags cantik dari detikcom dibagikan cuma-cuma.
Saat makan siangpun, Chef Donny tetap semangat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar steak dan tentu saja peserta tak henti-hentinya berdiskusi. Wah, seru sekali bukan? Nah, untuk Anda yang tak sempat ikut cooking class kali ini, nantikan cooking class detikfood selanjutnya ya!
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN