Heboh Jilat dan Cicip di 'Chocolate Party'

Heboh Jilat dan Cicip di 'Chocolate Party'

- detikFood
Senin, 05 Jul 2010 13:34 WIB
Jakarta - Nyam..nyam..mulut tak pernah berhenti bergoyang mencicicipi aneka cokelat. Ya, cokelat couverture, compound, cake, krim, sampai kue kering yang krenyes-krenyes renyah manis. Dietpun harus dilupakan karena Black Mamba Cake yang lembut mengelus lidah. Peralatan tukang bangunanpun dimanfaatkan sebagai alat dekorasi cokelat. Nah, lho...!

Antusiasme peserta kursus kelas cokelat spesial 'Chocolate Party' sangat besar. Terbukti ruang kelas Ranch Cooking School disesaki oleh peserta yang penuh semangat. Pak Yongki Gunawan, pakar pastry dan bakery yang menjadi Brand Ambassador Chocolate Theys dari Singapura juga tak kalah semangat.

Pengetahuan komplet seputar cokelat dari yang awam sampai profesional dibeberkan dalam penjelasan yang penuh canda. Pak Yongki pun memancing pertanyaan kepada peserta sembari mengecek pengetahuan mereka tentang cokelat. "Berapa derajat titik leleh cokelat yang baik?", "Cokelat bubuk yang bagus itu yang pekat atau yang warnanya pucat?" dan "Bagaimana melelehkan cokelat yang benar?".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata pengetahuan peserta tentang cokelat masih belum komplet sehingga tiap detil penanganan cokelat dijelaskan lengkap. Komplet dengan urusan do and don't-nya. Kelaspun makin semarak karena peserta tak berhenti menghujani pak Yongki dengan beragam pertanyaan.

Theys Chocolate yang berasal dari Singapura ini memiliki 3 jenis cokelat, Noir, lait dan Blanc. Masih ditambah puluhan jenis chocolate chips yang bentuk dan warnanya sangat beragam. Juga cokelat bubuk dan cokelat oles lainnya.

"Black Mamba Cake ini bakal jadi trend," demikian komentar pak Yongki saar membuat cake ini. Cake yang memakai cokelat mamba, cokelat bubuk hitam pekat dari Theys ternyata menghasilkan cake yang enak. Apalagi setelah diolesi krim segar dengan rasa peppermint dan ditaburi cokelat putih serut. Tampilanny aputih cantik dengan cake hitam pekat yang lembut legit plus aroma minta yang semriwing dan wangi!

Ganache alias adonan cokelat dan krim segar ternyata ada 3 jenis. Ganache filling, mirror dan cream diperagakan tahap per tahap komplet dengan tips dan triknya. "Adonan ganache mirror ini tidak boleh terlalu panas. Kalau masih terlalu panas dituangkan ke cake, hasilnya kayak gini nih," ujar pak Yongki sambil memperlihatkan cake yang belang-belang karena lapisannya kurang mulus. "Jangan takut ya, ini meskipun salah rasanya enak dan nggak bisa semua orang bikin lho," tuturnya disambut derai tawa peserta.

Buttercream, ganache yang memakai bahan cokelat dikupas habis dan pesertapun terus menghujani dengan pertanyaan. Apalagi saat pak Yongki membuat bunga mawar cokelat dari Theys Chocolate Compound. Alatnya sederhana, baki plastic plus 'scrapper' alias pemotong adonan roti. Sekali gerak terbentuk cokelat tipis bundar dan sekali pilin, jadilah kelopak mawar yang cantik!

Dekorasi cokelas pun diperagakan komplet. Kali ini pak Yongki membawa sejumlah peralatan tukang bangunan. Seperti pembentuk pola tembok dari bahan besi bergerigi, rolling pin dengan tekstur beragam. "Kalau beli yang khusus buat cokelat kan mahal pakai saja peralatan yang sederhana dan aman ini," demikian pesan pak Yongki.

Pembuatan kue kering Chips Melinjo Cookies pun tak kalah memikat. "Paduan tekstur renyah melinjo dan chocolate chips membuat kue ini renyah dan enaaak gila," demikian komentar pak Yongki. Dalam sekejap adonan cookies pun siap dibentuk. Dengan sendok makan biasa adonanpun dicetak di atas loyang datar. Soal memilih loyang, mencetak kue kering, memanggang hingga menyimpan adonan, dibahas tuntas.

Wangi cokelat dan mentega dari oven langsung menggelitik hidung peserta. Padahal sejak pagi sudah beragam cake dicicipi. Akhirnya sesi pertama hari itu ditutup dengan cicip-cicip cookies melinjo yang hangat mengepul dari oven. "Kalau masih hangat cookies sedikit lembek," pesan pak Yongki yang sepertinya sudah tak didengar karena peserta sudah asyik mengunyah kue. "Aduuh enak banget, renyah banget," demikian komentar mereka.

Hmm... meskipun padat dan melelahkan peserta tetap semangat berbelanja cokelat dan aneka kebutuhan baking. Hasilnya, tentengan belanjaanpun makin berat. Perut juga kenyang akibat cicip-cicip cokelat yang tiada henti. Coba saja intip acara hari berikutnya yang main seru, ada kapal cokelat, kue pengantin, puding cokelat, brownies cokelat kukus hingga chocolate gateau masih tetap nyam.. nyam.. enak!

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads