Mengungkap Rahasia Kimchee
Selasa, 19 Des 2006 10:10 WIB
Jakarta - Suka makanan yang bercita rasa asam, pedas dan asin? Bila iya, pasti Anda sudah tak asing dengan kimchee. Acar khas Korea yang serba segar ini ternyata kaya variasi dan menjadi hidangan tradisional Korea sejak 800 tahun yang lalu. Ingin tahu cara membuatnya? Belajarlah dari buku ini.Bagi masyarakat Korea, kimchee tak hanya sekedar acar sawi pedas peneman hidangan utama. Hidangan turun temurun selama ratusan tahun ini diyakini memiliki nilai historis tersendiri. Berdasarkan konsep Yin Yang, kimchee diekspresikan dalam kosmologi Korea pada bentuk yang paling tinggi. Alhasil, masyarakat Korea menganggap bahwa dengan menyantap kimchee manusia dapat menyatu dengan alam semesta. Apa sebenarnya kimchee dan bagaimana cara membuatnya? Semuanya terulas secara lengkap pada buku keluaran Periplus ini. Ada sekitar 80 resep hidangan kimchee dalam buku karangan tiga anak negeri Korea yaitu; Lee O-Young, Lee Kyou-Tae dan Kim Man-Jo ini. Setiap resep dilengkapi dengan bahan-bahan yang lengkap, tips penyajian serta informasi bumbu khas Korea sebagai bahan penyedap tambahan. Info-info mengenai budaya serta sejarah perkembangan kuliner Korea juga turut terbahas di sini. Tentu saja aneka macam resep kimchee tersebut disertai oleh foto-foto nan cantik menawan. Semuanya itu terangkum dalam buku berjudul The Kimchee Cookbook. Seperti cookbook lainnya, buku yang satu inipun terbagi ke dalam beberapa bab yang pastinya menarik untuk disimak hingga halaman terakhir. Sebagai pendahuluan di bab The Origins, History and Culture of Kimchee, pengarang menyajikan sejarah dan aneka macam jenis kimchee yang benar-benar asli dari Korea. Diawali dengan info tentang cara penyajian hidangan beserta sejarahnya yang mencangkup teknik pengasinan dan fermentasi. Juga terdapat info mengenai sejarah ditemukannya kimchee di Korea pertama kali pada saat Dinasti Koryo sekitar 800 tahun yang lalu serta perkembangannya hingga kini. Aneka macam peralatan masak tradisional Korea juga turut terpapar disertai gambar-gambarnya yang apik. Mengenai bahan-bahan yang selayaknya digunakan dalam pembuatan kimchee ini tersaji dalam bab selanjutnya, yaitu Ingredients. Aneka sayur mayur khas negeri Korea seperti; sawi putih, ketela, timun, daun bawang hingga lobak. Di halaman berikutnya terdapat ulasan mengenai bumbu dapur seperti jahe, bawang putih, cabai merah, mustard, garam, rumput laut hingga ebi dan ikan-ikan yang telah diasinkan sebelumnya. Rahasia pembuatan kimchee menjadi bahan ulasan halaman berikutnya. Di sini dijelaskan mengenai ilmu menghidangkan kimchee nan lezat yang semuanya tergantung dari cuaca dan komposisi udara. Tahap-tahap membuat kimchee juga dijelaskan di sini, mulai dari menanam serta menuai sayur mayur, mencucinya, mengupas, menggiling, mengasinkan, memberi bumbu hingga memfermentasikannya. Step-step tersebut dirasa sangat penting dalam pembuatan kimchee karena ini semua menyangkut cita rasa yang dihasilkannya.Untuk resepnya sendiri dibedakan menurut musim yang ada di Korea, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas dan musim gugur. Di bagian Winter Kimchee Recipes, hadir berbagai macam resep seperti t`ong paech`u kimchi (resep tradisional kimchee dengan variasi sayur sawi putih), sokpak tongch`imi (kimchee dengan kombinasi sayur sawi putih dan lobak), tongt`ae shikhae (kimchee ikan pollack frozen) nakchi sokpakchi (kimchee gurita yang juga dihidangkan saat musim gugur tiba) kodulppaegi kimchi (kimchee selada liar) dan masih banyak lagi resep lainnya yang sesuai untuk dihidangkan di musim dingin dengan sebagai peneman nasi putih yang hangat mengepul. Memasuki musim semi, udara berganti lebih hangat, masyarakat Korea pun menyajikan kimchee yang sesuai dengan kondisi cuaca ini. kye ssam kimchi (kimchee dengan campuran daging kepiting yang dihidangkan di dalam cangkang kepiting), t`ong manul chorim (asinan bawang putih muda), ppongnip chorim (asinan daun mulberry), t`ong paech`u pom kimchi (kimchee sawi putih ekstra asin dan pedas yang biasanya terdapat di daerah barat daya Korea), chuksun chorim (asinan tunas bambu). Kesemua resep tadi adalah merupakan sebagian resep yang ada di bab Spring Kimchee Recipes. Di bagian Summer Kimchee Recipes terdapat resep-resep kimchee dengan cita rasa yang soupier, lighter dan crunchier, benar-benar cocok untuk hidangan musim panas yang menyengat. Biasanya disajikan dengan mie dingin atau sebagai salad peneman hidangan utama. Susam nabak kimchi (kimchee ginseng 'fresh'), yolmu kimchi (kimchi lobak muda berkuah), p`ut k`ongnip kimchi (kimchee daun kacang kedelai), oi sobaegi (kimchee tomat yang dihidangkan di dalam timun), p`ut paech`u kimchi (kimchee daun sawi putih yang masih muda) dan yongun chorim (asinan akar lotus). Memasuki musim gugur aneka resep kimchee untuk musim ini terangkum dalam bab Autumn Kimchee Recipes. Saenggul kimchi (kimchee dengan tiram segar), sokpak kotchori (kimchee dengan kombinasi sayur mayur Korea), hobak kimchi (kimchee labu musim gugur), kogumajulgi kimchi (asinan kentang manis), kaul k`ongnip chorim (kimchee daun kacang kedelai yang tumbuh di musim gugur), kajaemi shikhae (kimchee ikan flounder), al manul chorim (asinan daun semanggi). Selain resep-resep Kimchee tersebut, di buku setebal 120 halaman ini juga terdapat resep kimchee yang dapat dinikmati sepanjang tahun seperti shigumch`i kotchori (kimchee daun bayam muda), tanggun ssalkyo chorim (asinan wortel), tanggun sobaegi (kimchee wortel isi) dan masih banyak lainnya.Bila ingin menutup tahun 2006 ini dengan hidangan khas Korea yang terkena asin, pedas dan asam, buku panduan yang praktis ini dapat dijadikan referensi yang tepat. Nah, selamat mencoba!!!The Kimchee CookbookFiery Flavors and Cultural History of Korea`s National DishLee O-Young, Lee Kyou-Tae and Kim Man-JoPublished by Periplus, 1997Tersedia di semua toko buku PeriplusRp. 65.000,00
(ely/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN