100 Jenis Sambal Penggoda Selera

- detikFood Kamis, 12 Mar 2009 10:48 WIB
Jakarta - Pernah mencicipi Sambal Jenggot, Sambal Banci Banyumas, atau Sambal Jelantah Elite? Kalau belum, Anda bisa mencoba meracik dan membuatnya sendiri di rumah. Selain bahannya mudah didapat, sambal buatan sendiri bakal membuat makanan jadi makin sedap. Apalagi lewat buku mungil ini dituturkan komplet ragam sambal nusantara. Mau coba?

Sambal meskipun peranannya sebagai pelengkap makanan gaya Indonesia tetapi punya andil penting buat menggugah selera makan. Coba saja makan ayam goreng tanpa sambal! Pastilah kurang sedap dan nikmat. Tak ada keringat bercuuran dan huah..huah..bibir yang megap-megap kepedasan!

Meskipun membuat rasa pedas mengigit ternyata tak ada seorangpun di Indonesia yang kapok untuk menyantapnya. Yang ada justru ketagihan akan kenikmatannya! Inilah yang dibuktikan oleh Suryatini N. Gamie, seorang pakar kuliner yang berhasil menyusun dengan apik beragam sambal di tanah air ini dalam buku '100 Resep Variasi Sambal'.

Buku ini menjadi sangat istimewa, pertama karena sang penulis adalah seorang peninta kuliner yang berumur 79 tahun dan tetap setia mendedikasikan waktunya untuk kuliner Indonesia. Yang kedua, buku mungil ini berusaha merekam semua ragam sambal yang unik dan mungkin agak jarang ditemui oleh orang awam. Ini semua berkat kejelian sang penulis mencatat ragam sambal yang pernah dicicipi dan dibuatnya.

Melihat resep-resep sambal dari buku setebal 106 halaman ini bagaikan melihat sebagaian kecil kekayaan kuliner kita. Ada sambal yang sudah dikenal seperti sambal bajak, sambal gandaria, sambal terasi dan sambal petis. Namun, ada juga sambal dari daerah tertentu yang belum terlalu dikenal orang seperti sambal cangkediro khas Palembang, sambal oncom Cianjur, sambal daging papaya Aceh hingga sambal terasi Palembang.

Jenis sambal yang diungkap oleh penulis juga meliputi aneka jenis bahan yang dipakai untuk sambal. Jadi, sambal tak hanya dalam penegrtian sempit, dengan bahan cabai, garam, bawang dan terasi tetapi mencakup produk khas daerah. Misalnya memakai campuran tempe, oncom, teri, dendeng, paria, terung, keluak, kedelai hingga santan kental atau areh.

Meskipun keterangan singkat dibubuhkan pada beberapa judul sambal tetapi info tentang keunikan sambal sayangnya tidak dituliskan secara lengkap. Karena keterangan mengenai keunikan sambal ini bakal bisa membuat wawasan jadi lebih luas dan tampilan sambal di meja makan jadi lebih bermakna. Paling tidak, tak hanya sekedar diuleg saja tetapi histori dan latar budayanya bisa diwariskan ke anak cucu kelak!

Nah, jika Anda kurang berselera makan akhir-akhir ini, ada baiknya mulailah meracik sambal gang Sentiong yang memakai campuran teri nasi dan petai. Rasa pedas dan gurih teri saat disuap dengan nasi hangat pasti bikin Anda segar lagi.  Atau ingin menjajal kelezatan sambal teripang yang enak dimakan dengan roti? Rasa gurih-gurih pedasnya dijamin bikin Anda ketagihan!

Buku ini cocok dimiliki oleh siapa saja pencinta sambal. Selain bisa dijadikan referensi saat akan membuat sambal juga sekaligus membangkitkan semangat mencintai kuliner negeri sendiri. Sudah siap kepedasan? Buruan saja dapatkan buku ini di toko buku terdekat!

100 resep Variasi Sambal
Suryatini N.Ganie
PT Gramedia Pustaka Utama, tahun 2009
Bisa diperoleh di semua toko buku Gramedia dan toko buku lainnya
Harga : Rp. 38.000,00

(eka/Odi)