Mengungkap Makanan Favorit Pak Harto

Mengungkap Makanan Favorit Pak Harto

- detikFood
Kamis, 17 Jan 2008 11:16 WIB
Jakarta - Mantan penguasa Orde Baru itu kini tak lagi bisa menikmati bala pendem yang hangat kemepul di pagi hari. Bala pendem bersama onde-onde, semar mendem dan kue lapis pernah mewarnai hari-hari manisnya bersama bu Tien.

Dua puluh tahun silam, setiap pagi sebelum matahari bersinar, Ibu Suparmi Supardjan sudah menata rapi aneka jajan pasar di atas baki beralas daun pisang. Jajan pasar seperti lemper, semar mendem, onde-onde, kue lapis, carabikang, selalu rutin diantar ke jalan Cendana. "Almarhumah Ibu Tien sangat menyukai onde-onde," demikian tutur Kukuh Pujianto pada detikfood. Kukuh yang akrab disapa Anto ini adalah putra almarhumah Ibu Suparmi Supardjan pengelola Proklamasi Catering.

"Kalau pak Harto sendiri hampir tak pernah rewel soal jajanan atau makanan yang kami kirimkan ke rumah," demikian tutur Anto yang kini menjadi penerus usaha catering sang ibu. "Beliau paling suka makanan yang tanpa rasa, ini mungkin karena beliau suka berpuasa. Yang paling disukai adalah bala pendem," cerita Anto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bala pendem adalah jenis ubi-ubian rebus atau kukus yang semuanya berasal dari dalam tanah seperti ubi jalar, singkong, ganyong, kacang tanah, dan lain-lain. Bala pendem ini biasanya disertakan dalam tumpeng selamatan untuk melengkapi persyaratan penghormatan terhadap bumi.

Proklamasi Catering yang dirintis oleh almarhumah Ibu Supardjan ini hingga kini masih setia menawarkan menu-menu tradisional. Mulai dari jajan pasar hingga aneka makanan tradisional dan tumpeng. Tumpeng kreasi catering ini selalu hadir di acara-acara penting di istana Negara hingga kini. Tak mengalami perubahan meskipun berganti presiden.

Awalnya usaha ini dimulai di Jalan Proklamasi dengan aneka jajan pasar yang dibuat oleh ibu Supardjan. "Karena ibu tidak bisa memasak maka hasil-hasil kursus memasaknya termasuk membuat jajan pasar langsung dipraktekkan," demikian cerita Anto mengenang keuletan sang ibu. Bagaimana bisa jajanan buatan tangan sang ibu diterima di Cendana dan istana?

Rupanya perhatian temen-teman sang ibu turut berperan, diantaranya Ny.Ati Arifin Siregar yang memperkenalkan jajan pasar buatannya kepada Ibu Tien. Almarhumah Ibu Tien sangat menaruh perhatian besar pada jajan pasar. "Dengan perhatian dan saran beliau maka bentuk jajan pasar dibuat lebih mungil, kecil sehingga bisa dengan mudah masuk ke mulut tamu-tamu wanitanya tanpa membuat lipstick berlepotan. Juga pemakaian warna-warna alami mengikuti saran beliau," dengan penuh syukur Anto mengenang jasa Ibu Tien.

Sejak tahun 1987 itulah jajan pasar buatan Ibu Supardjan tiap pagi dikirim ke jalan Cendana. Jumlahnya tak pasti, tergantung acara dan tamu Ibu Tien yang datang ke rumah. Perhatian Ibu Tien yang besar terhadap makanan lokal inilah yang akhirnya mengangkat tampilan jajan pasar menjadi cantik memikat!

Sejak pak Harto lengser tahun 1998, Anto tak lagi mengirimkan jajan pasar ke Cendana atas permintaan keluarga pak Harto. Meskipun hingga kini Proklamasi Catering yang berlokasi di Jl. O, Tebet, Jakarta Selatan masih menyediakan jajan pasar dan bala pendem sebagai jenis makanan tradisonal andalan. Jika mau, Andapun bisa memesan dan menikmatinya selagi hangat kemepul! (dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads