Tiga chef menyajikan hidangan spesial yang terinspirasi jalur sutra. Menu pembuka berupa salad segar, makanan utama khas China, hingga dessert terinspirasi kuliner Mediterania bisa dicoba!
Jalur sutra merupakan jalur perdagangan kuno yang menggabungkan peradaban dunia Timur dan Barat. Dibuka pada masa Dinasti Han yang dimulai dari China sampai ke wilayah Timur Tengah hingga Afrika.
Selain jadi jalur perdagangan utama, jalur sutra juga menjadi tempat pertukaran budaya, agama, teknologi, dan bahasa antarperadaban. Hal inilah yang akhirnya juga menjadi salah satu inspirasi kuliner dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plaza Indonesia bersama Altitude Grill mempersembahkan Silk Road Culinary Experience, sebuah perayaan gastronomi yang mengajak para pecinta kuliner menjelajahi kekayaan rasa dari berbagai penjuru dunia.
Silk Road Culinary Experience menjadi sebuah perjalanan yang merangkai sejarah, kreativitas, dan inovasi kuliner dikemas dalam penyajian istimewa.
Berikut menu Silk Road Culinary Experience. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
"Melalui Silk Road Culinary Experience, kami ingin mengajak pengunjung menikmati perjalanan kuliner yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menghadirkan cerita, budaya, dan inspirasi di balik setiap hidangan," ujar Zamri Mamat, Chief Marketing Officer Plaza Indonesia.
Uniknya, dalam perjalanan kuliner ini, hadir 3 chef untuk berkolaborasi. Mereka menyajikan hidangan yang terinspirasi jalur sutra, tetapi dengan pendekatan, karakter, dan kreativitas yang berbeda-beda.
Berlangsung mulai 20 Oktober hingga 31 Desember 2026, Silk Road Culinary Experience menghadirkan chef Rinrin Marinka, Chef Blake Thornley, dan Chef Yvonne Yuen.
Ketiganya menghadirkan sajian dengan interpretasi personal terhadap kekayaan kuliner jalur sutra, termasuk eksplorasi bahan, dan teknik memasaknya.
Berikut appetizer yang disajikan dalam pengalaman ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
DetikFood berkesempatan menghadiri media lunch Silk Road Culinary Experience di Altitude Grill The Plaza 46th Floor pada Jumat (16/10). Sejumlah hidangan spesial pun kami cicipi.
Dimulai dari amuse-bouche istimewa, salah satunya kroket rendang. Bagian luar kroket yang renyah dengan bagian dalam unik karena tidak menggunakan kentang melainkan diisi dengan suwiran daging rendang. Rasa asin gurih dengan sentuhan pedas berempah berpadu nikmat.
Pengalaman makan kami berlanjut dengan sajian spesial dari para chef. Dibuka dengan appetizer yang disiapkan oleh chef Blake Thornley.
Chef yang sudah mulai bekerja di restoran sejak usia 11 tahun ini menyiapkan salad dengan kreasi berbeda, berupa Cured Kingfish atau olahan ikan yang biasanya melalui proses pengawetan atau pematangan menggunakan campuran garam, gula, rempah-rempah, dan bahan-bahan lainnya tanpa dimasak.
Cured Kingfish disajikan bersama dressing berbahan asam jawa, lalu disajikan dengan mangga hijau, serta pomelo. Ikan kenyal yang bening dan segar ini cocok dipadukan dengan mangga hijau segar. Irisan pomelo juga menambah tekstur yang renyah kenyal pada sajian ini.
Chef Yvonne Yuan juga menyajikan hidangan Dan Dan Noodle. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Dilanjut dengan menu utama dari chef Yvonne Yuan berupa Dan Dan Noodle yang disajikan dengan braised beef shank. Dalam hidangan ini, setiap bahan diambil dari tiga daerah berbeda.
Kuah mie kental oranye ini punya rasa cenderung nutty karena memang berbahan dasar saus kacang. Ada sedikit sensasi pedas dari tambahan biji mala, tetapi tidak bikin getir. Mienya mirip pasta fettuccine, tapi lebih lembut dengan Irisan daging sangat empuk.
Chef Rinrin Marinka juga memperkenalkan hidangan penutup kepada para tamu. Lewat dessert Aish El Saraya, berupa dessert layer dengan pomegranate, saffron, dan pistachio.
Dessert disiapkan oleh Chef Rinrin Marinka. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Chef Marinka mengungkap jika makanan ini terinspirasi dari wilayah Mediterania yaitu Levant dan Mesir. Ia juga sengaja menambahkan buah-buahan yang memang sedang musimnya.
Sebenarnya dalam periode Silk Road Culinary Experience, tamu bisa mencicipi sejumlah hidangan dari setiap chef. Sesinya akan dibagi jadi tiga, dimulai oleh chef Rinrin Marinka pada 20 Oktober - 8 November. Chef Rinrin Marinka akan menghadirkan interpretasi kreatifnya terhadap kekayaan cita rasa Jalur Sutra.
Periode 9 - 29 November 2026 akan diisi dengan chef Blake Thornley. Chef asal New Zealand tersebut akan menghadirkan perspektif kuliner berbeda melalui eksplorasi rasa, bahan, dan teknik memasak yang unik.
Terakhir di tanggal 30 November - 20 Desember 2026 ada chef Yvonn Yuan. Dengan inspirasi lintas budaya, Chef Yvonne akan menghadirkan pengalaman bersantap yang melengkapi rangkaian Silk Road Culinary Experience.
Sebagai penutup, akan hadir Grand Holiday Finale, sebuah perayaan kuliner akhir tahun yang menjadi kesempatan istimewa untuk menikmati semangat perjalanan Jalur Sutra dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Silk Road Culinary Experience bisa dirasakan di Altitude Grill dengan pilihan set menu makan siang tiga hidangan (3-course) mulai dari Rp450.000++ per orang, serta set menu makan malam lima hidangan (5-course) mulai dari Rp950.000++ per orang.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, bisa menghubungi WhatsApp Altitude Grill di nomor 0819-9677-4646. Reservasi lebih awal sangat dianjurkan untuk memastikan ketersediaan tempat selama periode kolaborasi.





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN