Pameran Food and Hospitality Indonesia 2026 resmi digelar. Tahun ini 32 negara ikut meramaikan dengan total 570 perusahaan menjadi partisipan.
Food and Hospitality Indonesia 2026 resmi digelar hari Selasa (21/7/2026) di JIExpo Kemayoran. Memasuki penyelenggaraan edisi ke-20, FHI kembali menegaskan posisinya sebagai ajang Business-to-Business (B2B) strategis yang mempertemukan pelaku industri nasional dan global.
Pembukaan FHI 2026 ditandai dengan seremoni potong pita yang dihadiri oleh Portfolio Director Food & Hospitality Indonesia, Meysia Stephannie, sebagai penyelenggara, serta Menteri Pariwisata
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widiyanti Putri Wardhana dan Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu.
FHI 2026: Pameran Food and Hospitality Indonesia 2026 yang sudah digelar ke-20 kali. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom |
Dalam seremoni tersebut, Menteri Pariwisata
Widiyanti Putri Wardhana mengungkap pandangannya, "Pariwisata Indonesia saat ini tidak hanya menawarkan destinasi, tetapi juga pengalaman melalui gastronomi dan kualitas layanan hospitality yang telah menjadi aset strategis dalam memperkuat citra Wonderful Indonesia."
"Dalam mendukung hal tersebut, kehadiran FHI memiliki peran penting sebagai platform yang menghubungkan produsen lokal dengan buyer internasional, mendorong investasi, serta membangun kemitraan untuk mewujudkan ekosistem pariwisata Indonesia yang semakin inovatif, tangguh, dan berdaya saing global," tambah Widiyanti dalam konferensi pers di JIExpo Kemayoran (21/7).
Widiyanti menilai FHI 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat keterkaitan antara industri makanan, minuman, hospitality, dan pariwisata secara menyeluruh. Pengembangan sektor tersebut juga dapat meningkatkan kualitas serta memperkuat daya saing di pasar global.
Teuku Riefky Harsya, selaku Menteri Ekonomi Kreatif juga berkesempatan hadir menyambangi beberapa pelaku binaan Kemenkraf yang menjadi partisipan dalam FHI 2026. Menekraf menyatakan bahwa Indonesia memiliki pasar domestik yang kuat dengan prospek investasi yang menjanjikan.
"Di sini (FHI) menjadi platform bertemunya jenama-jenama lokal baik itu dalam industri restoran, hotel, kafe, dan banyak sekali deal bisnis yang terjadi. Tentu kita terus mendorong, Kementeian Ekonomi Kreatif ini mendorong agar jenama lokal ini tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga di pasar global," ujar Teuku Riefky Harsya.
Food and Hospitality Indonesia 2026 diselenggarakan pada 21-24 Juli 2026. Pengunjung bisa melihat ribuan produk, teknologi, dan solusi bagi industri makanan, minuman, serta hospitality.
FHI 2026: Pameran Food and Hospitality Indonesia 2026 yang sudah digelar ke-20 kali. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom |
Terdapat lebih dari 500 perusahaan dari 32 negara yang berpartisipasi tahun ini. Beberapa di antaranya adalah Asia Farm, Bella Cuisine Korea, Koch Backen, hingga Chair Culture.
Perusahaan partisipan berasal dari Australia, Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Italia, Jerman, Turki, sampai Uni Emirat Arab.
FHI 2026 hadir bersama Hotelex Indonesia, Fine Furniture & Deco Asia (FFDA), dan PROPAK Indonesia. Sinergi tersebut bermaksud untuk menciptakan lebih banyak peluang kolaborasi lintas sektor dalam satu destinasi bisnis.
Tak hanya pameran B2B, tapi FHI 2026 juga menghadirkan kompetisi dan workshop. Di antaranya ada World Fashion Drinks Competition (WFDC) Indonesia Division, kompetisi kreasi minuman non-alkohol bertaraf internasional, hingga Indonesia Barista Championship (IBC) sebagai ajang seleksi barista terbaik Indonesia menuju World Barista Championship.
Pantauan detikFood, kami melihat banyak produk B2B untuk minuman, bumbu, hingga mesin canggih untuk produksi massal. Salah satunya ada PT. Karunia Sukses Gemilang yang menghadirkan banyak produknya, seperti Barilla, Bertolli, hingga Fragata.
FHI 2026: Pameran Food and Hospitality Indonesia 2026 yang sudah digelar ke-20 kali. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom |
Bogaraya juga menjadi gerai favorit yang banyak dihadiri. Mereka menawarkan produk teh dan konjac jelly yang diperuntukkan untuk bisnis minuman.
Jika tertarik menjelajahi FHI 2026, pengunjung bisa membayar biaya masuk Rp250.000 untuk akses 4 hari pameran. Pembeliannya bisa langsung di JIExpo Kemayoran.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN