Penjualnya Hanya Ada 2, Ini Kue Tempel yang Legendaris dari Tegal

ADVERTISEMENT

Penjualnya Hanya Ada 2, Ini Kue Tempel yang Legendaris dari Tegal

Imam Suripto - detikFood
Senin, 07 Nov 2022 17:00 WIB
Kue tempel khas Kota Tegal, Minggu (6/11/2022).
Foto: Imam Suripto/detikJateng
Tegal -

Di Tegal ada kue manis yang terbilang legendaris karena sudah ada sejak 1940. Namanya kue tempel yang kini hanya dijajakan oleh 2 penjual saja. Seperti apa keistimewaannya?

Kulineran di Tegal tak hanya bisa cicip sate batibul atau tahu aci saja, tapi juga kue tempel. Konon kue manis ini sudah ada sejak tahun 1940-an.

Kue tempel diracik dengan bahan sederhana. Ada ketan, kelapa, gula merah, dan pisang raja sebagai bahan utamanya. Cara masaknya unik, mirip seperti kerak telor.

Adonan ketan pertama-tama dipanaskan dan diratakan di atas wajan. Selanjutnya pisang raja dan gula merah atau gula jawa diletakkan di atas adonan ketan. Dua bahan tambahan itu lalu diratakan dan ditekan-tekan. Setelah matang, kue itu tinggal dilipat dan siap disantap.

Kue tempel khas Tegal punya cita rasa manis dan gurih serta aroma sangit yang harum. Kulit kue dari ketan ini begitu renyah meski dimasak tanpa minyak.

Baca Juga: Toko Roti Tegal: Empuk Manis Roti Cokelat Jadul Buatan Toko Roti Kuno

Kue tempel khas Kota Tegal, Minggu (6/11/2022).Kue tempel khas Kota Tegal, Minggu (6/11/2022). Foto: Imam Suripto/detikJateng

Di Kota Tegal, hanya ada dua orang yang masih memproduksi kue tempel. Keduanya adalah Meiwa (53) dan Mamah Cun (76). Meiwa membuka lapak di jalan Veteran. Sedangkan lapak Mamah Cun di jalan HOS Cokroaminoto.

Ditemui di lapaknya, Meiwa menjelaskan kue tempel merupakan kuliner asli khas Tegal. Dia mengklaim kue tempel hingga kini masih banyak digemari warga Kota Tegal dan sekitarnya.

Untuk mempertahankan rasa khas kue tempel, Meiwa tetap menggunakan bara arang untuk memasaknya. Aroma dari pembakaran arang, kata Meiwa, semakin menambah rasa kue menjadi lebih nikmat.

"Saya pilih pakai arang karena menghindari bau minyak tanah dan lebih sedap. Memang agak repot tapi ga masalah," kata Meiwa, Minggu (6/11/2022).

Baca Juga: Bertahan Lintas Generasi, Ini 10 Toko Roti Legendaris di Indonesia

Kue tempel khas Kota Tegal, Minggu (6/11/2022).Kue tempel khas Kota Tegal, Minggu (6/11/2022). Foto: Imam Suripto/detikJateng

Meiwa mengatakan, usaha kue tempel yang ditekuninya saat ini merupakan usaha turun temurun dari leluhurnya. Leluhur Meiwa sudah membuka usaha kue tempel sejak 1940.

Jajanan gurih legit ini harganya hanya Rp 7.000 per biji. Dalam sehari, Meiwa mengaku bisa menjual sekitar 50-100 kue tempel.

Salah satu pelanggan kue tempel, Widya (47) warga Tegal Selatan, mengatakan jajanan ini sering disuguhkan dalam acara keluarga seperti arisan.

"Memang saya suka sekali kue ini. Kalau ada tamu sering dijadikan jamuan. Mereka banyak yang suka," ujar Widya.

Baca artikel selengkapnya DI SINI.

Baca Juga: Manis Gurihnya Kue Tempel, Jajanan Jadul Khas Kota Tegal



Simak Video "Jejak Gado-gado Legendaris di Cikini"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT