ADVERTISEMENT

Kuliner Pusaka Indonesia

Banyak Diminati, Rempah Kini Jadi Penggerak Perekonomian Indonesia

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 21 Agu 2022 11:00 WIB
Rempah-rempah
Foto: detikcom/Riska Fitria
Jakarta -

Peran rempah pada kuliner Indonesia tidak hanya sebagai bumbu penyedap, tetapi juga sebagai penggerak perekonomian masyarakat Indonesia. Begini penjelasan pakar.

Indonesia merupakan negara kepulauan. Hal tersebutlah yang membuat Indonesia kaya akan budaya termasuk kuliner. Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner khas.

Bicara soal kuliner, tentu tak bisa lepas dari peran rempah-rempah. Rempah-rempah itu tidak hanya berperan sebagai penambah cita rasa pada masakan.

Selain dari itu, rempah-rempah bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara penghasil rempah-rempah terbesar di dunia.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Warisan Nenek Moyang yang Kini Tetap Lezat Dinikmati

Rempah-rempahRempah-rempah Indonesia tidak hanya berperan sebagai penyedap tetapi juga sebagai penggerak perekonomian. Foto: detikcom/Riska Fitria

Penggunaan rempah-rempah pada masakan juga sudah sejak dulu dilakukan. Hal tersebut dibuktikan lewat gambar rempah-rempah yang ada di reliefBorobudur.

Hal tersebut disampaikan oleh Aisha Achir, Business Development Strategist Javara Indonesia dalam Talkshow Indonesia Spice Up The World dalam Jelajah Rempah Nusantara (19/08/22).

"Sebenarnya penggunaan rempah-rempah itu sudah sejak dulu. Terbukti dari adanya gambar rempah-rempah di relief Borobudur, jelas dari dulu terkenal kita menggunakan rempah pada makanan kita," ujar Aisha Achir.

Kepada detikcom, Aisha juga menuturkan bahwa kekayaan rempah-rempah di Indonesia berpeluang pada perekonomian masyarakat. Banyak negara-negara yang mengimpor rempah dari Indonesia.

Baca Juga: Indikasi Geografis Upayakan Rempah Indonesia Mendunia, Ini Kata Pakar

Rempah-rempahMengenal asal-usul rempah-rempah menjadi salah satu cara untuk menghargai dan melestarikan. Foto: detikcom/Riska Fitria

RaniBustar, selaku pendiri dariRumapala menyebutkan bahwa lada menjadi salah satu rempah yang banyak dicari negara lain. Bahkan saatpandemiCOVID-19 sekalipun.

Agar rempah-rempah Indonesia tidak hilang begitu saja, penting bagi kita untuk melestarikan dan menghargai rempah-rempah dengan mengetahui dari mana daerah asal rempah-rempah tersebut.

"Nah, di sini kita bekerja sama juga dengan petani, nelayan hingga peneliti makanan. Mengingat market di luar negeri sudah mulai menghargai rempah-rempah," ujar Aisha.

Aishah menambahkan penting untuk mengetahui daerah mana rempah-rempah berasal. Bahkan secara spesifik, seperti siapa petaninya, produsennya apa dan daerah asalnya.

Karenanya Javara Indonesia mulai mengemas rempah-rempah dengan kemasan yang terdapat cerita soal rempah-rempah itu. Nanti akan ada QR Code yang bisa dipindai untuk mengetahui asal-usulnya.

Kini banyak anak muda yang mulai tertarik dengan rempah-rempah. Dan ini bisa jadi cara untuk melestarikan rempah-rempah Indonesia agar tidak hilang begitu saja.

Baca Juga: 7 Rempah-Rempah yang Jadi Incaran Bangsa Eropa Datang ke Indonesia



Simak Video "Lada Jadi Rempah Indonesia yang Paling Diminati Pasar Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT