ADVERTISEMENT

Jelajah Pasar Tradisional

Pasar Jatinegara Dulu Bernama 'Mester Passer', Sudah Ada Sejak 1770-an

Yenny Mustika Sari - detikFood
Jumat, 12 Agu 2022 12:30 WIB
Belanja kue kiloan di Pasar Jatinegara
Foto: dokdetikFood/Dewi Anggraini
Jakarta -

Ada banyak pasar tradisional di Jakarta, salah satu yang tertua adalah Pasar Jatinegara. Pasar ini dulu bernama 'Mester Passer' dan ada sejak 1770-an saat zaman Belanda.

Pasar tradisional tertua di Jakarta nyatanya masih eksis beroperasi hingga saat ini. Pasar-pasar tersebut sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Salah satunya Mester Passer yang kini dikenal sebagai Pasar Jatinegara.

Pasar Jatinegara berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dekat dengan Pusat Grosir Jatinegara dan Stasiun Jatinegara. Tempat belanja favorit warga Jakarta Timur.

Mengulik sejarahnya, dikutip dari Wikipedia (12/8), Jatinegara pada zaman Belanda adalah pusat kabupaten dengan nama Meester Cornelis. Kabupaten ini meliputi Bekasi, Cikarang, Matraman, Tebet, Kramat Jati, Mampang, Pondok Gede, Pasar Rebo, Pancoran dan Kebayoran. Nama Meester Cornelis diambil dari nama Meester Cornelis Senen yang dulunya memiliki kawasan ini pada tahun 1661.

Sejarah Pasar JatinegaraSejarah Pasar Jatinegara Foto: Wikimedia Commons

Baca Juga: 5 Pasar Tradisional Ini Punya Kuliner Enak, Ada Katupe Sayur hingga Nasi Tim

Pasar ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1770-an. Dulu, kawasan Pasar Jatinegara dilalui oleh Trem Batavia. Pasar ini juga sempat memiliki waktu buka khusus yaitu hari Kamis dan sempat populer dengan sebutan Pasar Kamis.

Melalui foto Arsip Nasional, dapat diketahui bagaimana suasana Pasar Jatinegara di tahun 1940, sebelum masa penjajahan Jepang. Berbeda dengan suasana pasar saat ini, penjual zaman dulu benar-benar asli masih menggunakan pikulan dan para pedagang bertelanjang dada.

Sejarah Pasar JatinegaraSejarah Pasar Jatinegara Foto: Arsip Nasional

Kemudian sekitar tahun 1942 pada masa penjajahan Jepang, nama Meester Cornelis diganti menjadi Jatinegara. Begitu juga dengan nama pasarnya menjadi Pasar Jatinegara.

Baca Juga: Kenyal Gurih! 10 Lontong Kikil Enak di Surabaya Ada di Sini

Jatinegara memiliki arti 'negara sejati' dan saat itu sudah dipopulerkan oleh Pangeran Ahmad Jayakarta. Saat itu beliau sedang mendirikan perkampungan Jatinegara Kaum di wilayah Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Ada juga yang menyebutkan kalau nama Jatinegara dipakai karena pada zaman penjajahan Jepang ada banyak pohon jati yang tumbuh di kawasan itu. Untuk meninggalkan jejak Belanda, maka pasar itu diganti namanya.

Meskipun kini di Jakarta banyak pasar modern, supermarket dan pusat grosir, nyatanya Pasar Jatinegara tetap jadi pusat transaksi semua keperluan warga Jakarta Timur. Di pasar ini semua keperluan bisa di dapat. Dair belanja kebutuhan pokok, baju, alat elektronik hingga beragam kuliner lezat.

Baca Juga: Makan Bareng Boy William, Kurma Citayam Cicip Sashimi Pertama Kali



Simak Video "Keliling Pasar Jatinegara, Ada Apa Saja Sih?"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT