ADVERTISEMENT

Kriuk! Renyahnya Chicken Popcorn Rumahan, Ada Rasa Teriyaki-Balado

Rhazes Putra - detikFood
Senin, 13 Jun 2022 15:49 WIB
Ilustrasi Chicken Popcorn
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Chicken Popcorn jadi salah satu camilan yang menggoda lidah. Sesuai dengan namanya, chicken popcorn merupakan camilan yang terbuat dari olahan daging ayam yang dipotong kecil-kecil kemudian dibalur dengan adonan tepung khusus.

Olahan ayam ini kemudian digoreng hingga renyah lalu disajikan dengan bumbu pelengkap berbagai rasa. Ada juga yang ditambah dengan cocolan saus sambal, mayonaise dan lainnya yang membuat camilan ini semakin menambah selera.

Diketahui, chicken popcorn ini jadi salah satu menu di kafe atau restoran. Namun, kini olahan ayam kriuk ini sudah bisa dibeli lewat penjual kaki lima maupun usaha rumahan. Rasanya pun tak kalah lezat dan harganya lebih terjangkau.

Peluang ini pun dimanfaatkan oleh Arif Fadhil Hakim untuk membuat usaha chicken popcorn ini. Pemilik kedai usaha bernama Yummy.Yam ini menjual olahan ayam fillet yang dibuat seperti chicken popcorn aneka rasa dari original, saus teriyaki, balado maupun saus tiram.

"Awal saya mendirikan usaha ini karena saya ingin menggeluti usaha kuliner. Dengan modal seadanya saya mencoba nekat untuk membangun bisnis ini. Awalnya saya juga sempat ragu, tetapi dengan tekad saya mulai menjalankannya," ujarnya kepada detikcom.

Kendati begitu, Arif mengaku dalam membangun usaha ini tidaklah mudah. Apalagi, ketika pandemi melanda usahanya harus dibuka juga secara online. Belum lagi minat orang untuk membeli produknya secara online saat itu terbilang rendah.

"Untuk awal pembukaan bisnis ini banyak membawa dampak. Salah satunya saya harus memasarkan usaha secara online dan saya harus mengantar pesanan setiap orang dengan memperhatikan prokes ketika mengantar makanan," ungkapnya.

"Risiko yang besar dan untung yang kecil itulah yang saya rasakan. Karena lingkup penjualan yang kecil membuat bisnis ini sulit untuk berkembang karena minat untuk pembelian secara online itu masih terbilang kecil belum lagi modal yang digunakan juga terbilang cukup besar," tuturnya

Oleha karena itu, Arif mengikuti program pengembangan bisnis kuliner. Program ini dibuat oleh detikcom bersama Kraft Heinz Food Service dengan tujuan untuk mendorong UMKM di Indonesia bisa terus berkembang.

"Saya ingin belajar banyak dari program detikcom x Kraft Heinz yang mengundang influencer makanan yang ahli dalam bidangnya. Dengan program ini saya berharap semakin paham cara mengembangkan bisnis yang baik," jelasnya.

Dia juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan jaringan usahanya, sehingga produknya semakin banyak dikenal oleh konsumen.

"Pengalaman saya mengikuti program ini adalah ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan sangat membantu. Semoga dengan adanya program ini saya semakin semangat dalam mengembangkan bisnis saya dan saya bisa memperluas jaringan bisnis saya berkat program ini. Saya harap masih ada program yang berkelanjutan," ucapnya.

(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT