ADVERTISEMENT

Pedas Renyah! Ini Menu 'Baby Crab' Geprek yang Jadi Favorit di Sanur

Poetri - detikFood
Sabtu, 21 Mei 2022 15:33 WIB
Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran?
Foto: Poetri/detikcom
Jakarta -

Hidangan geprek biasanya dibuat dari daging ayam, tapi di Sanur, Bali, ada menu geprek unik yang layak dicoba. Namanya 'baby crab' geprek yang pedas renyah!

Baby crab adalah sebutan untuk kepiting ukuran kecil yang merupakan bayi kepiting rajungan laut. Kepiting ini populer dijadikan camilan dengan cara digoreng garing.

Baby crab disukai karena rasanya enak dan memakannya tidak ribet. Seseorang tak perlu repot memisahkan daging dari cangkangnya karena banyak bagian kepiting ini bisa dimakan.

Di Sanur, Bali ada olahan baby crab yang unik. Bukan sekadar digoreng, melainkan dijadikan geprek yang nikmat. Tempat makan yang menyediakannya adalah APP X Cabe Lalah yang berlokasi di Gang Wana Sari No. 14.

Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran?Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran? Foto: Poetri/detikcom

Pemilik PP X Cabe Lalah, yakni Dewa Ayu Alit dan Putu Sri Astuti menjelaskan menu ini kini menjadi salah satu menu favorit di tempatnya. Banyak orang penasaran mengingat menu ini terbilang unik dan baru.

"Idenya berawal dari kesukaan saya makan baby crab. Terus iseng saya coba buatkan sambal dan geprek, ternyata rasanya enak. Jadi, dari sana kami putuskan untuk menjual baby crab geprek," kata Dewa Ayu Alit.

Dirinya menuturkan, dalam pembuatan baby crab, ia menggunakan beberapa bahan seperti tepung, air, dan garam.

Dalam proses pembuatannya pun, kata Dewa Ayu, hampir sama dengan pembuatan fried chicken yang dimana nantinya hasil baby crab akan garing dan renyah.

Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran?Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran? Foto: Poetri/detikcom

Ia sengaja mengolah baby crab karena teksturnya yang renyah dan lezat. Baby crab juga dapat dinikmati beserta cangkangnya.

"Untuk sambalnya kami pilih dari bahan-bahan yang bagus, seperti cabai yang kami pilih itu harus yang fresh dan gemuk. Untuk bahan sambal ulegnya ada cabe rawit, bawang merah, bawang putih, jeruk limau, cabai besar, garam. Dan sedikit kemiri supaya rasa sambalnya beda dari sambal yang lain," jelas Dewa Ayu.

Baca Juga: Kres! Serunya Berburu Takjil Baby Crab di Kawasan Masjid Al Akbar Surabaya

Sementara itu, Putu Sri Astuti menambahkan, untuk tingkat kepedasannya pun bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

"Disini ada level 1 sampai 30 dan paling banyak dipesan yang level 8," tambahnya.

Dari pantauan detikBali, dalam penyajian menu ini baby crab-nya tampak garing dengan digeprek menggunakan sambal pedas yang menggiurkan.

Kemudian, dalam satu piring tersebut berisikan juga nasi putih, lalapan berupa timun, tomat, sayur selada dan tambahan topping, yakni pangsit goreng.

Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran?Sebuah rumah makan di Sanur, Kota Denpasar, Bali, punya menu makanan unik yakni baby crab geprek. Sensasi renyah-pedas akan terasa saat mencicipinya. Penasaran? Foto: Poetri/detikcom

Ketika dinikmati, sensasi pertama yang muncul adalah kriuk garingnya cangkang dan isian baby crab. Baru kemudian disusul dengan rasa pedas dari sambal yang terasa segar karena diberi perasan jeruk limau.

Lalapan serta toppingnya pun terbilang menyempurnakan menu tersebut. Menurut Putu Sri Astuti, adapun harga yang dibanderol untuk menu ini, yakni Rp 15 ribu.

Antusias pelanggannya, kata Putu Sri, terbilang positif. "Paling ramai itu bisa terjual sampai 20 porsi dan kalau hari biasa juga lumayan sekitar 10 porsi. Orang-orang yang datang kesini kebanyakan mereka yang penasaran dengan menu ini. Waktu sudah dicicipi mereka jadi suka dan sering balik ke sini lagi," ungkapnya.

APP X Cabe Lalah sendiri merupakan usaha kuliner kolaborasi antara Putu Sri Astuti dan Dewa Ayu Alit. Mereka kompak menghadirkan berbagai menu makanan dan minuman dengan rasa serta sensasi seperti layaknya menu buatan rumah.

Baca Juga: Baby Crab Geprek di Sanur, Sensasi Rasa Renyah-Pedas Jadi Satu



Simak Video "Menjajal Kepiting Budeng di Warung Mangrove Jembrana"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT