Eksis Sejak 1954, Es Campur Pa Oyen Bisa Dinikmati di Warung Pertamanya

ADVERTISEMENT

Eksis Sejak 1954, Es Campur Pa Oyen Bisa Dinikmati di Warung Pertamanya

Wisma Putra - detikFood
Rabu, 30 Mar 2022 17:30 WIB
Es Campur Pa Oyen Bandung
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Es campur Pa Oyen dari Bandung begitu terkenal. Racikannya yang manis segar disukai pencinta es tradisional. Ternyata begini sejarahnya.

Es campur Pa Oyen adalah salah satu kuliner legendaris kota kembang yang terkenal. Es ini disukai karena menawarkan isian yang lengkap dengan cita rasa manis creamy.

Pertama kali es campur Pa Oyen dijajakan di Sukajadi. Sampai sekarang warung es campur ini masih beroperasi dan jadi tujuan kuliner pelancong saat ke Bandung.

Sejarah es campur Pa Oyen berawal dari tahun 1954. Kala itu Pa Oyen berjualan dengan menggunakan gerobak.

Lokasinya saat ini ada di Jalan Raya Sukajadi nomor 8, tepatnya di depan Hotel Zest Sukajadi. Harga satu mangkuk es campur dijual mulai dari harga Rp 15 ribu, tergantung topping yang diinginkan.

Seporsi es campur Pa Oyen berisi pacar cina, kelapa muda, potongan nangka, kolang kaling, dan alpukat. Rasanya sangat segar di tenggorokan. Cocok untuk melepas dahaga saat perjalanan melintasi Jalan Sukajadi.

Es Campur Pa Oyen BandungEs Campur Pa Oyen Bandung Foto: Wisma Putra

Baca Juga: Selain Es Oyen, Ini 5 Es Campur di Bandung yang Seger Pisan!

Es Pa Oyen 18 Sukajadi sudah dikenal banyak orang. Tak jarang, warga yang hendak berwisata ke kawasan Lembang kerap menghentikan kendaraannya di tempat ini.

"Ini mah langganan," kata salah satu pengunjung Atie kepada detikJabar, Senin (28/3/2022).

"Rasanya dari dulu sampai sekarang tidak berubah, apalagi susunya kental," tambah Atie.

Atie berujar, tak hanya minuman dingin di Es Pa Oyen 18 Sukajadi ini juga menjual makanan berat.

"Saya juga pesan sate kambing, buat sate harganya Rp 35 ribu," ujar Atie.

Tak hanya sate kambing, ada juga sate ayam dan sapi. Selain itu ada juga gule, nasi goreng, hingga bakso.

Es Campur Pa Oyen BandungEs Campur Pa Oyen Bandung Foto: Wisma Putra

Selain Atie, pengunjung lainnya Deny mengatakan, es campur yang dijual di Es Pa Oyen 18 Sukajadi, cocok sekali untuk melepaskan dahaga.

"Kita mau ke Setiabudi, tadi dari Tol Pasteur kesini cukup macet, jadi berhenti dulu buat nyegerin mulut," ucap Deny.

Selain memesan es campur, Deny juga memesan es jeruk. "Saya pesan es jeruk juga, rasanya manis dan asam di mulut, segar apalagi kalau cuaca panas," tuturnya.

Baca Juga: Seruput Es Campur Pa Oyen di Warung Pertamanya



Simak Video "Mencicipi Kopi di Festival Coffee Rajadesa Art and Culture"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT