ADVERTISEMENT

Aneka Jajanan Tradisional Ini Bisa Didapat Via Instagram

Jihaan Khoirunnisaa - detikFood
Rabu, 02 Mar 2022 09:50 WIB
Jajanan tradisional.
Foto: dok. Instagram.com/@waroengtg
Jakarta -

Bicara soal jajanan nusantara memang tak pernah ada habisnya. Sebab Indonesia memiliki beragam jenis makanan nikmat yang sudah ada sejak zaman dulu.

Ada kue talam hingga nagasari yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Sampai sekarang, jajanan tradisional tetap diminati masyarakat, lho. Terbukti dari penjual jajanan 'ndeso' ini yang tak pernah sepi pengunjung.

Salah satu yang cukup populer adalah kue putu. Kue ini terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula jawa yang lumer meleleh saat digigit. Setelah matang, kue putu diberi parutan kelapa. Sekilas, kue putu mirip dengan klepon. Perbedaan antara keduanya yaitu pada bentuknya.

Klepon memiliki bentuk bulat, sedangkan kue putu ayu berbentuk silinder atau tabung. Selain itu, ada kue mata roda yang berasal dari daerah Pati, Jawa Tengah. Bentuknya mirip dengan es pisang hijau. Hanya saja, kue ini diberi balutan kelapa parut segar. Pernah coba?

Kue atau jajanan tradisional biasanya mudah ditemukan di penjual gerobakan kaki lima di pinggir jalan atau pasar subuh yang menjual ragam snack dengan harga murah meriah. Tapi kini, aneka kue nusantara bisa dengan mudah kamu pesan secara online. Seperti di Waroeng T&G, yang bisa dibeli melalui Instagram @waroengtg.

Di sini, kamu bisa menemukan beragam jajanan tradisional khas Indonesia, mulai dari utri, talam ubi, talam labu, dan lainnya. Kamu bisa pesan box satuan, atau dalam bentuk tampah besar. Cocok banget dijadikan hampers atau sajian hidangan untuk acara spesial-mu.

Owner Waroeng T&G, Nur Lanaa Istiqamah mengatakan sebelum merintis usaha kuliner, dia adalah seorang karyawan di suatu perusahaan swasta. Namun, setelah 5 tahun lebih bekerja dia nekat untuk resign pada Juli 2021 dan memilih menjadi freelancer.

Jajanan tradisional.Jajanan tradisional. Foto: dok. Instagram.com/@waroengtg

"Saya merasa gaji yang diberikan perusahaan tidak sepadan dengan kinerja dan loyalitas yang sudah saya berikan sehingga saya memutuskan untuk resign pada akhir Juli 2021," katanya kepada detikcom.

"Bingung iya, karena penghidupan keluarga saya ada di pundak saya, tapi saya tidak punya pilihan karena saya tidak bisa bekerja dengan mengorbankan hati dan kewarasan pikiran saya," lanjutnya.

Dikatakannya, di sela-sela waktu luang saat menjadi freelancer, dia banyak berkreasi membuat kue tradisional yang kemudian diposting ke laman Instagram pribadi. Siapa sangka, ternyata postingan tersebut menjadi awal mula berdirinya usaha kuliner 'TG' yang kini berubah nama menjadi Waroeng T&G.

"Ternyata dari foto-foto yang saya posting, banyak teman-teman yang menginginkan dan order untuk dibuatkan. Dari situlah saya melihat kesempatan, dan sejak bulan Oktober 2021 saya membuat waroeng online untuk menjual dan menerima order jajanan tradisional. Alhamdulillah teman-teman menyambut dengan baik, dan bisa menjadi sumber mata pencaharian saya," jelasnya.

Meski tidak mudah, namun Nur tetap gigih berusaha supaya bisnisnya semakin maju dan berkembang. Kini, dari bisnis yang digelutinya, Nur bisa meraup omzet jutaan setiap bulan. Bahkan, dia sudah memiliki rencana untuk membangun toko offline dalam waktu dekat. Harapannya, toko tersebut bisa mempermudah konsumen dalam membeli produk dagangannya.

Nur mengatakan dirinya juga mengikuti berbagai kegiatan guna menambah ilmu tentang dunia bisnis kuliner. Salah satunya seperti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari Kraft Heinz Food Service.

"(Acaranya) sangat bermanfaat. Selain narasumber yang menginspirasi dan sharing ilmu yang super, ada beberapa resep yang bisa dicoba sebagai tambahan ilmu," terangnya.

"Dengan ilmu yang saya dapatkan di sini, saya bisa semakin terpacu untuk tetap konsisten dalam bisnis keluarga saya, sehingga bisa menjadi mata pencaharian yang membuat saya bahagia dan cukup untuk kebutuhan keluarga," tandasnya.



Simak Video "Warga Kairo Berburu Makanan Tradisional Khas Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT