Inovatif! Snack Coklat Khas Majalengka Ini Laris di Masa Pandemi

Erika Dyah - detikFood Kamis, 09 Des 2021 19:13 WIB
Tak Melulu Nasi, Bubur Manis Kuah Santan Ini Cocok buat Sarapan Pagi Foto: Dok. Instagram.com/hilaribusinessofficial
Jakarta -

Berawal dari dampak pandemi yang membuat bisnis kulinernya harus gulung tikar, perempuan asal Majalengka, Jawa Barat, justru menemukan peluang di bisnis lain. Ia membuat inovasi cokelat sebagai oleh-oleh khas Majalengka yang tidak hanya dijual di dalam daerah, tapi juga telah menjangkau daerah-daerah lainnya.

Pemilik bisnis Hilari Coklat, Larida Alfarina mengaku sebelumnya ia menjalankan usaha kuliner di counter food, yaitu semacam makanan siap saji berbahan dasar ayam untuk pelanggan makan di tempat.

"Namun akhir Oktober 2020, 10 outlet makanan saya terpaksa harus saya tutup karena selama pandemi pengunjung semakin berkurang, intinya tidak balance antara pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh outlet dengan penghasilan yang diterima. Karena saya 10 outlet itu masih sewa tempat dan harus bayar gaji pegawai. Akhirnya kami tutup outlet," ungkap Larida kepada detikcom.

Dari kegagalannya ini, ia pun memikirkan ide usaha lain yang bisa dijalankan selama pandemi. Adapun pertimbangan yang ia pikirkan adalah membuat usaha kuliner yang tidak mudah basi dan bisa diedarkan ke seluruh tempat tanpa terkendala jarak.

"Akhirnya alhamdulillah Allah memberi kami ide untuk memulai usaha snack cokelat kemasan menggunakan kemasan standing pouch," jelasnya.

Adapun produk snack cokelat milik Larida cukup beragam dan unik, salah satunya Cokelat Besek. Sesuai namanya, camilan cokelat khas Majalengka buatannya ini dikemas dalam besek anyam yang ramah lingkungan. Di dalamnya, berisi cokelat dadu berukuran bite-sized yang bisa dinikmati dengan mudah tanpa harus belepotan.

Selain itu, ada juga produk Soes Cokelat Mini dan Choco Roll Mini yang dikemas dalam kemasan pouch mini. Kemasannya yang mini membuat camilan ini mudah dibawa ke mana-mana dan bisa menjadi teman perjalanan.

Larida mengatakan kini ia telah memiliki lebih dari 10 toko mitra di Majalengka untuk memasok produk snack cokelat miliknya. Tak hanya itu, ia juga memasok produk snack cokelat miliknya di luar Kota Majalengka pada beberapa mitra yang menampung penjualan produk snack Hilari.

Selain itu, pihaknya juga memaksimalkan penjualan lewat jalur online, seperti membuat website bisnis, memasang titik di Google Bisnis, melakukan pemasaran di media sosial Instagram dan Facebook, hingga berjualan di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lain-lain.

Ia mengatakan usahanya memang masih seumur jagung, namun ia berhasil menjual paling tidak 200 pcs snack cokelat kemasan ini setiap bulannya.

Untuk menjamin kualitas produknya, Larida juga telah mendapatkan sertifikat (Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Sehingga ia mengaku lebih pede dalam memproduksi dan mengirimkan produknya hingga ke luar kota.⁣

Selain itu, ia juga kerap mengikuti program pengembangan bisnis kuliner guna terus memajukan bisnis UMKM miliknya. Salah satunya dengan mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' yang digelar detikcom bersama Kraft Heinz Food Service. Menurutnya, program ini terdengar menarik dan menjanjikan karena ia bisa dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan, juga mengembangkan jejaring usaha.

Ia pun berharap melalui program ini pihaknya bisa mendapat arahan lebih lanjut mengenai program pendampingan kewirausahaan langsung dari mentornya.

(akd/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com