Ini Panna Cotta Buatan UMKM Bandung, Lebih Creamy & Ramah Kantong!

Jihaan Khoirunnisa - detikFood Sabtu, 13 Nov 2021 20:36 WIB
Panna Cotta Selera Saya Foto: Instagram/selerasaya.id
Jakarta -

Para pencinta dessert pasti sudah akrab banget dengan yang namanya panna cotta. Konon pencuci mulut ini berasal dari daerah bernama Langhe di Piedmont, sebuah daerah di barat laut Italia.

Panna cotta terbuat dari adonan susu, krim dan gelatin yang dimasak. Rasanya legit dengan tekstur lembut yang lumer di mulut. Dessert populer ini paling enak disajikan dingin dengan siraman saus dan aneka topping. Mamma mia!

Meski sering ditemui di restoran mahal, namun saat ini sudah banyak toko yang menjual panna cotta dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya Selera Rasa yang ada di Bandung. Usaha kuliner milik Anvi Febrianti Syafei menyediakan panna cotta yang dikemas dengan rasa dan topping kekinian.

Adapun variannya terdiri dari salted caramel with regal, matcha with kitkat, tiramisu with oreo, chocolate with lotus biscoff, dan masih banyak lagi. Harganya juga ramah di kantong, lho. Untuk menikmati 1 cup panna cotta, kamu cukup mengeluarkan uang senilai Rp 25 ribu saja. Terjangkau bukan?

Selain panna cotta, di Selera Rasa kamu juga bisa mencoba menu lain, seperti puding roti. Informasi seputar harga dan detail menu bisa langsung kunjungi laman Instagram @selerasaya.id, ya!

Lebih lanjut, Anvi menceritakan awal mula merintis usaha pada bulan Agustus 2020. Saat itu ia melihat minat masyarakat terhadap hidangan pencuci mulut seperti puding dan dessert box.

"Namun puding yang beredar di pasaran kami rasa kurang lembut dan creamy dari segi tekstur, selain itu rasanya pun cenderung monoton tidak ada variasi topping. Sementara dengan kualitas tersebut harganya kurang ramah di kantong," ujarnya kepada tim detikcom belum lama ini.

"Sehingga kami pun mendirikan Selera Saya dengan produk unggulan, yakni Panna Cotta yang memiliki tekstur sangat lembut dan creamy karena terbuat dari bahan-bahan premium berkualitas seperti krim, susu, dan gelatin sapi. Namun harganya cukup terjangkau," ujarnya.

Anvi menyebut memulai bisnis kala pandemi bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk itu, dia menyiapkan beberapa strategi penjualan, seperti memanfaatkan platform digital.

"Bergabung dengan beberapa marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Mengikuti bazaar online dan memberikan promo-promo menarik seperti diskon pembelian," tuturnya.

Tidak hanya itu saja, dia juga kerap mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' persembahan Kraft Heinz Food Service yang bekerja sama dengan detikcom.

"Sangat menyenangkan dan banyak sekali ilmu yang bisa diambil dari para pembicara. Semoga bisnis kami ini dapat diterima dengan baik di tengah masyarakat sehingga bisa menjadi besar dan sukses di masa mendatang," tukasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com