Begini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diekspor ke Eropa

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 10 Nov 2021 11:00 WIB
Begini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diimpor ke Eropa
Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho

3. Pengaruh Cuaca

Begini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diimpor ke EropaBegini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diekspor ke Eropa Foto: detikcom/Riska Fitria

Proses pembuatan garam itu sendiri dapat memakan waktu selama satu minggu. Itu juga tergantung dengan cuaca. Kalau cuaca sedang terik, proses penjemuran bisa lebih cepat.

"Karena menjemurnya sendiri aja bisa sampai empat hari. Kalau teriknya bagus bisa sampai tiga hari saja. Jadi, cuaca bisa sangat mempengaruhi," ujar Chef Yudi.

Semakin terik matahari bagus, maka semakin bagus pula garam yang dihasilkan. Sementara kalau sudah musim hujan, para petani di sana tidak bisa memproduksi garam untuk sementara.

4. Ada 2 Teknik Penjemuran

Begini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diimpor ke EropaBegini Proses Pembuatan Garam di Desa Les Bali yang Diekspor ke Eropa Foto: detikcom/Riska Fitria

Chef Yudi mengatakan bahwa ada dua teknik penjemuran yang dilakukan oleh petani garam. Ada yang memakai terpal plastik sebagai alas dan ada pula yang memakai batang kelapa.

Batang kelapa itu dibentuk menjadi bentuk perahu dengan cekungan di bagian tengahnya. Proses penjemuran dalam batang kelapa disebut juga palungan.

"Kalau misalnya palungan itu rasanya lebih gurih dibandingkan pakai terpal. Karena ada penguapan dan penghisapan jadi yang tersisa itu yang benar-benar bagus sekali," ujar Chef Yudi.



Simak Video "Cerita Jejak Perjalanan 3000 KM"
[Gambas:Video 20detik]