Viral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah Penjualnya

Angling Adhitya Purbaya - detikFood Minggu, 07 Nov 2021 10:00 WIB
Viral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah Penjualnya Foto: Angling Adhitya Purbaya
Semarang -

Warung nasi goreng di Semarang ini viral karena penjualnya masak pakai perkakas pertukangan, sekop! Ya, sekop kecil yang umumnya digunakan untuk berkebun atau mengaduk semen, malah dipakai mengaduk nasi!

Kreasi nasi goreng unik ini bisa kamu temui di Nasi Goreng-Babat Gongso Keluh Kesah yang berada di Jalan Jati Raya, Banyumanik, Kota Semarang. Suara sekop beradu dengan wajan terdengar nyaring, bersamaan dengan terciumnya aroma sedap nasi goreng babat.

Keunikan cara memasak itu salah satunya diunggah akun Instagram @smgfooduos yang memperlihatkan cara memasak unik juru masak yang menggunakan sekop kecil. Netizen pun banyak yang mengira pemiliknya adalah mantan pekerja bangunan.

Viral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah PenjualnyaViral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah Penjualnya Foto: Angling Adhitya Purbaya

Ternyata pemiliknya murni seorang wiraswasta bernama Rioatmoko (35). Dia bahkan tidak menyangka viral karena sekop yang digunakan untuk memasak. Dirinya hanya berpikir memasak dengan gagang pendek lebih mudah dan yang dipilih adalah sekop. Jadi tidak ada hubungannya sekop dan enaknya nasi goreng Keluh Kesah.

"Pilih sekop itu sebenarnya cuma biar dekat sama wajan saat masak, lebih enak saja masaknya. Malah tidak tahu kalau viral," ujar Riatmoko saat ditemui detikcom di warungnya.

Tidak hanya sensasi memasaknya yang unik, hasil masakan warung Keluh Kesah itu cukup enak karena jeroan yang tidak "prengus" dan juga nasi gorengnya yang tidak berminyak. Porsinya pun besar. Wajar pelanggannya sangat banyak, bahkan harus antre.

Viral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah PenjualnyaViral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah Penjualnya Foto: Angling Adhitya Purbaya

Sebenarnya Riatmoko menarik pelanggan tidak dengan sekopnya tapi dengan kemasan. Biasanya warung nasi goreng akan membungkus dengan kertas minyak untuk pesanan bawa pulang, namun Riatmoko membuat kemasan setebal kardus snack yang bisa dilipat rapi mirip bungkusan kertas minyak.

"Kami membuat kemasan lebih menarik dan tidak meninggalkan konsep bungkus tradisional. Bikinlah kemasan sendiri, kami juga masih pakai karet," ujarnya.

Nasi goreng Keluh Kesah muncul sejak awal pandemi tahun 2020 lalu. Riatmoko harus meninggalkan pekerjaanya di Yogyakarta karena pembatasan kegiatan saat itu. Nama "Keluh Kesah" pun dipilih karena perwujudan dari keresahan.

"Dulu saya pernah jualan nasi goreng, saya coba lagi. Nama Keluh Kesah ya karena kondisinya begitu," ujarnya.

Penjualan Warung Nasi Goreng Keluh Kesah sebenarnya online dan buka di rumah Riatmoko tidak jauh dari warung yang sekarang. Namun karena makin banyak pesanan dan pembeli, ia pindah ke Jalan Jati Raya. Riatmoko pun kini sudah punya 6 pegawai.

"Sekarang masih sekitar 80 persen online. Kita buka dari jam 11.00 sampai 23.00," ujarnya.

Viral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah PenjualnyaViral Nasi Goreng Babat Dimasak Pakai Sekop, Ini Kisah Penjualnya Foto: Angling Adhitya Purbaya

Keluh Kesah tidak hanya menjual Nasi Goreng Babat-Iso tapi juga bisa Nasi Goreng Telur dan Ayam. Harganya, terjangkau.

Untuk nasi goreng komplet topping babat, iso, paru, limpa hanya Rp 22 ribu. Sedangkan untuk dua topping Rp 20 ribu. Untuk nasi goreng ayam plus telur Rp 18 ribu, kemudian nasi goreng telur saja Rp 14 ribu. Ada juga nasi goreng iso Rp 25 ribu, lalu bakmi goreng Rp 20 ribu. Jika ingin tambah telur, cukup bayar Rp 4 ribu.

Warung ini termasuk 'hidden gems' karena sebelumnya ada di dalam gang, namun kini lebih mudah ditemui karena ada di jalan yang cukup ramai. Aksesnya mudah, masuk di gang Pizza HUT Banyumanik yaitu Jalan Sukun Raya dan ikuti saja Jalan besar hingga ke Jalan Jati Raya dan Keluhan Kesah ada di kiri jalan.



Simak Video "Bang Edy Sulap Sampah Jadi Lukisan Senilai Rp 200 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno Selengkapnya