Begini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan Gurih

ADVERTISEMENT

Begini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan Gurih

Dadang Hermansyah - detikFood
Rabu, 03 Nov 2021 14:30 WIB
Jakarta -

Galendo, salah satu makanan khas Kabupaten Ciamis. Terbuat dari saripati minyak kelapa rasanya manis dan gurih. Galendo bisa dimakan langsung atau dicampurkan makanan lain.

Bagaimana proses pembuatan makanan ini? Detikcom melihat langsung tahapan pembuatan Galendo langsung dari pabriknya di Ciamis. Salah satunya di perajin Galendo milik Nana (Moro-moro Galendo Asli) di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis. Pabrik UMKM ini sudah memproduksi galendo selama 27 tahun.

Pertama ratusan butir kelapa dikupas dan diparut menggunakan mesin. Langkah ini membutuhkan waktu cukup lama dimulai sejak subuh.

Selanjutnya, hasil parutan kelapa tersebut disaring menggunakan mesin dan diambil saripatinya. Saripati tersebut kemudian diendapkan.

Baca juga: Krenyes Segar Rujak Jambu Kristal yang Lagi Hits di Ciamis

Begini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan GurihBegini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan Gurih Foto: detikcom/Dadang Hermansyah

Setelah diendapkan beberapa jam, saripati kelapa itu kemudian dimasukan ke dalam wajan besar. Lalu dimasak menggunakan tungku dengan bahan bakarnya dari sabut dan batok kelapa.

Proses memasak ini memerlukan waktu hingga 4 jam. Saripati itu dimasak sambil harus terus diaduk agar tidak menempel di wajan dan gosong.

Ketika saripati itu terlihat berwarna kuning maka akan terlihat galendo dan minyak kelapa terpisah kemudian disaring sampai minyaknya tiris ke bawah ember.

Tahap akhir galendo yang sudah terpisah dengan minyak ditimbang dan dimasukan ke dalam wadah besek. Untuk mengeringkan galendo sampai minyaknya hilang, tahap akhir adalah menekan atau dipress menggunakan alat khusus selama beberapa jam.

Begini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan GurihBegini Proses Pembuatan Galendo, Makanan Ciamis yang Manis dan Gurih Foto: detikcom/Dadang Hermansyah

Ketika Galendo sudah kering baru siap dikemas. Dulu biasa dikemas menggunakan besek, tapi sekarang dikemas ke dalam wadah plastik. Ada dua jenis Galendo yang biasa dijual, batangan atau bubuk. Untuk harganya Rp 80 ribu per kilogram.

Nana mengaku memproduksi Galendo sudah hampir 27 tahun. Awalnya ia hanya bekerja di pabrik Galendo yang tak jauh dari rumahnya.

"Awalnya dulu kerja jadi buruh pabrik Galendo, lalu mulai merintis sendiri tahun 1995. Kalau dulu ini diproduksi diambil minyaknya dan Galendo itu untuk bikin dage (makanan). Ada juga untuk membuat colok gembrung (makanan khas Ciamis). Tapi kalau sekarang jadi oleh-oleh khas Ciamis," katanya.

Nana biasa memproduksi Galendo sampai 8 kilogram per hari dari 200 butir kelapa. Penjualannya hanya di rumah karena sudah memiliki langganan tetap. Pelanggannya kebanyakan berasal dari daerah Bandung untuk oleh-oleh.

"Kelapanya kalau dulu di Ciamis banyak. Tapi sekarang sedikit jadi kelapa ini dari luar daerah bahkan ada yang dari Sumatera, disini ada yang menyediakan," pungkasnya.

Baca juga: Ngopi Cantik di Kebun Jati di Ciamis Ini Sedang Hits

(dfl/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT