Resto Ini Hadirkan Inovasi Menu Timur Tengah dengan Harga Terjangkau

Jihaan Khoirunnissa - detikFood Jumat, 29 Okt 2021 21:12 WIB
Hannah Soulfood Foto: Hannah Soulfood
Jakarta -

Masakan Timur Tengah identik dengan rempah yang kuat. Rempah-rempah tersebut menciptakan hidangan dengan rasa yang kaya dan dalam.

Karena rempah tersebut pula, masakan timur tengah cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini karena rasanya yang cocok dengan lidah lokal yang juga terbiasa masakan nusantara yang mengandung rempah.

Hal ini diakui oleh Hamdani selaku pemilik usaha middle eastern cuisine dengan nama "Hannah SoulFood Palace". Menurutnya sajian Timur Tengah cukup mendapat tempat di hati masyarakat.

"Masakan timur tengah cukup diminati masyarakat Indonesia karena rasanya yang cocok dengan cita rasa masakan Nusantara, dengan rempah-rempah dan bumbu yang cukup ringan, tidak terlalu banyak rempah seperti masakan India," ujarnya kepada tim detikcom baru-baru ini.

Hamdani menyebut ada beragam olahan khas Timur Tengah berbahan dasar nasi basmati yang bisa dijumpai di restoran Timur Tengah, yakni nasi Mandhi, nasi Biryani, dan nasi Khabsah. Ketiga menu tersebut terbilang melegenda, namun yang paling dicari adalah nasi Mandhi. Karena itu Hamdani pun mulai memfokuskan nasi Mandhi sebagai menu nasi utama di Hannah SoulFood Palace.

Restoran yang terletak di Bintaro dan BSD ini juga menyediakan pilihan menu lain sebagai pendamping hidangan nasi. Adapun side dish yang disajikan antara lain roast Mediterranean chicken / lamb, chicken / lamb with salt n pepper, chicken shish touk, dan calamari. Adapun hidangan Timur Tengah yang nikmat tersebut bisa dicicipi dengan harga mulai dari Rp 45 ribu. Informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa mengunjungi laman Instagram @hannah.soulfood.

Kendati demikian, Hamdani tidak menampik adanya pandemi sempat berimbas pada penjualan Hannah Soulfood. Dia menilai salah satunya karena pembatasan sehingga membuat kunjungan dine-in menurun. Apalagi biasanya middle eastern cuisine biasanya dihidangkan dalam acara kumpul-kumpul, sehingga kondisi ini berpengaruh pada omset bulanan.

"Pada saat pandemi kami terkendala dari kunjungan customer dine-in yg menurun drastis, maka kami harus adjust menu yang cocok untuk di jual secara online, salah satunya adalah kami membuat porsi makanan yg lebih kecil dengan harga yg lebih terjangkau, karena makanan timur tengah biasanya disajikan dengan porsi yg cukup besar," tuturnya.

Di samping, dia juga mengembangkan menu baru yang merupakan menu fushion. Sebut saja nasi Mandhi dalam bentuk wrap. Hamdani menyebut menu ini lebih cocok karena bisa disantap on the go.

Terlepas dari tantangan yang ada, Hamdani bersyukur usaha Hannah Soulfood bisa bertahan di masa pandemi. Bahkan bisa menjual hingga 500 porsi setiap bulan. Dari penjualan tersebut, dia mengaku meraup omzet hingga Rp 130 juta.

Sebagai informasi, Andrey merupakan foodpreneur peserta 'Kembangkan Bisnis Kulinermu'. Acara ini digelar oleh detikcom bersama Kraft Heinz Food Service demi mendukung usaha kuliner Tanah Air agar bisa naik kelas.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com