Biasanya Asam, Yoghurt Disulap Jadi Smoothie Enak yang Bikin Cuan

Jihaan Khoirunnisaa - detikFood Kamis, 28 Okt 2021 18:27 WIB
Minuman dari yoghurt. Foto: dok. Instagram.com/@mamayou_yogurt
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat banyak sektor mengalami kerugian. Untuk itu, pengusaha harus jeli dalam mengikuti kondisi pasar agar bisa bertahan.

Hal ini yang dilakukan oleh Andrey Cristian Sucipto. Andrey mengatakan dulu dia menjalani bisnis di bidang travel. Namun, sektor pariwisata menjadi yang cukup terdampak oleh pandemi, membuatnya harus beralih ke bidang usaha lain dengan membuka bisnis 'Mamayou Yoghurt' pada Maret 2021.

"Saya memiliki usaha bidang travel, salah satu usaha yang sangat terpukul oleh adanya pandemi COVID-19 ini. Oleh karena itu, untuk survive maka kami mencoba bidang usaha lain yang masih cukup bagus, salah satunya adalah kuliner," ujarnya kepada detikcom baru-baru ini.

Menurutnya, di masa pandemi masyarakat banyak mencari produk makanan dan minuman sehat, seperti yoghurt. Kendati demikian, Andrey menilai rasa yoghurt cenderung asam sehingga tidak semua masyarakat bisa menikmatinya.

"Yoghurt adalah salah satu superfood yang baik dikonsumsi, namun tidak semua suka akan rasa yoghurt yang asam. Oleh karena itu, kami mencoba membuat berbagai produk olahan berbasis yogurt dengan rasa yang enak dan bisa diterima oleh semakin banyak orang," tuturnya.

Ia mengatakan Mamayou menyediakan berbagai macam menu berbasis yoghurt. Namun yang menjadi andalan yaitu Mamayou Yoghurt Smoothie. Smoothie ini memiliki banyak varian rasa dan topping, mulai dari red dragon banana, kiwi honey, fresh strawberry, hingga biscoff.

Adapun untuk topping tersedia pilihan seperti nata de coco, aloe vera, lychee, dan purple rice. Harganya cukup terjangkau. Untuk 1 gelas yoghurt dihargai mulai Rp 18 ribu.

Dalam sebulan Audrey bisa menjual 500 cup yoghurt. Dari penjualan tersebut, dia bisa mengantongi omzet hingga Rp 10 juta per bulan. Soal pemasaran, ia lebih mengandalkan platform online dan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp.

"Karena bisnis ini kami rintis saat pandemi, maka kami sejak awal sudah full online dengan menggunakan food agregator seperti gofood dan grabfood sebagai mitra pemasaran," terangnya.

Sebagai informasi, Andrey merupakan foodpreneur peserta 'Kembangkan Bisnis Kulinermu'. Acara ini digelar oleh detikcom bersama Kraft Heinz Food Service demi mendukung usaha kuliner Tanah Air agar bisa naik kelas.

"Sangat bermanfaat, ada banyak insight yang kami dapatkan dalam acara tersebut. Dan tentunya memotivasi kami dalam menjalankan bisnis ini dalam kondisi yang sulit akibat pandemi COVID-19 ini," pungkasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com