Camilan sultan

Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 31 Jul 2021 12:00 WIB
Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia Foto: detikcom/Riska Fitria
FOKUS BERITA Camilan Sultan
Jakarta -

Biasanya es cendol harganya sekitar Rp 10 ribuan per porsi. Namun, es cendol buatan Chef Eddrian Tjhia ini dibanderol seharga Rp 150 ribu. Apa keistimewaannya?

Siapa yang tak suka es cendol? Minuman manis dan menyegarkan ini berasal dari daerah Jawa Barat. Minuman ini terdiri dari cendol, santan dan sirop gula jawa.

Cendolnya sendiri terbuat dari adonan tepung sagu, daun suji dan pandan sehingga berwarna hijau. Biasanya es cendol dijajakan oleh pedagang kaki lima di pasar-pasar tradisional.

Baca Juga: Begini Cara Membuat Es Cendol yang Enak di Rumah

Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian TjhiaSluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia Foto: detikcom/Riska Fitria

Harga pun dikenal terjangkau, yakni sekitar Rp 10 ribuan dan kamu sudah bisa dapat segelas penuh. Namun, berbeda dengan es cendol buatan Chef Eddrian Tjhia yang diracik menggunakan bahan-bahan premium.

Maka tak heran harga satu porsinya dibanderol sekitar Rp 150.000. Kepada detikcom (27/07) Chef Eddrian Tjhia mengatakan bahwa resep es cendol tersebut didapatkan dari sang Ibu.

"Itu resep dari mama, bahan-bahan yang dipakai premium seperti tepung sagu, tepung hunkwe, air pandang, air suji, pakai gula premium dan gak pakai pewarna jadi bahan alami," ujar Eddrian Tjhia.

Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian TjhiaSluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia Foto: detikcom/Riska Fitria

DetikFood pun penasaran dan mencicipi es cendol buatan Chef Eddrian Tjia. Cendolnya dikemas dalam plastik berbeda dengan santan. Kemudian keduanya ditaruh di dalam wadah berbahan plastik.

Semuanya dalam keadaan fresh. Saat dibuka, aroma daun suji dan pandan pada cendolnya sangat terasa kuat. Selain itu, ukuran cendolnya juga jauh lebih besar dan tebal dari cendol yang biasa ditemui di abang-aban kaki lima.

Saking tebalnya, tekstur cendol yang halus dan kenyal pun dapat dirasakan. Yang tak kala istimewa adalah porsi cendolnya yang sangat banyak. Bahkan saat disajikan di dalam mangkuk besar, masih meninggalkan sisa.

Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian TjhiaSluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia Foto: detikcom/Riska Fitria

Chef spesialis masakan Bangka dan Healthy Food ini mengatakan bahwa porsi es cendolnya bisa dinikmati 5 hingga 6 orang. "Ada uang ada barang," ujar Chef Eddrian Tjhia.

Sebenarnya, es cendol buatan Chef Eddrian Tjhia ini dapat dinikmati dengan campuran kolang-kaling dan durian musang king. Kedua tambahan itu bisa dipesan di luar paket es cendol.

Selain es cendol, Chef Eddrian Tjhia juga menawarkan kue pasar premium yang dikenal bernama kue lapis ijo. Sama seperti es cendol, resep kue lapis ijo ini juga didapatkan oleh Chef Eddrian dari sang ibu.

Sluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian TjhiaSluurpp! Segarnya Es Cendol Premium seharga Rp 150 Ribu Buatan Chef Eddrian Tjhia Foto: detikcom/Riska Fitria

Kue lapis ijo itu dijual per kotak seharga Rp 190.000 dengan isi sebanyak 15 pcs. Kue lapis ijo itu berbentuk kotak persegi dan dikemas dalam plastik, baru kemudian dimasukkan dalam wadah kotak yang cantik.

Kue lapis ijo itu juga berwarna hijau pekat, aroma daun sujinya sangat terasa kuat begitu pun dengan rasanya. Menurut kami, rasanya seperti selendang mayang. Teksturnya halus dan kenyal.

"Tips bikin supaya enak itu ya kita pakai bahan-bahan premium. Dari bahan tepungnya, gulanya itu premium semua jadi hasilnya enak," ujat Chef Eddrian Tjhia.

Nah, bagi yang penasaran untuk mencicipi es cendol dan kue lapis ijo sultan buatan Chef Eddrian Tjhia, bisa pesan lewat Instagram @eddriantjhia dan Whastapp 08119930778.

Baca Juga: Es Cendol Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit dan Tertulis di Serat Centhini



Simak Video "Bikin Laper: Legit Bubur Kampiun Khas Minang"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)
FOKUS BERITA Camilan Sultan

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com