Dear Pebisnis Kuliner, Ini Tips Jitu Biar Menu Makanan Baru Laris

Angga Laraspati - detikFood Kamis, 29 Jul 2021 20:45 WIB
pebisnis kuliner Chef Martin
Jakarta -

Punya inovasi menu baru tapi banyak orang belum tahu, tentu jadi masalah tersendiri bagi pebisnis kuliner. Nah, Chef profesional Martin Praja membagikan beberapa tips nih untuk mempromosikan menu baru.

Belajar dari restoran miliknya yang terletak di Bogor, Chef Martin mengatakan bila seorang pengusaha kuliner memiliki menu baru yang pertama kali harus dilakukan adalah set target untuk menu baru tersebut.

"Ini menu baru ini kita bakal keluarin berapa lama, aku sih biasanya selama 6 bulan. Kalau 6 bulan jadi kita bisa tolak ukurnya lebih panjang. Jadi kalau kita mau cek apakah produknya oke itu menurut aku 6 bulan," jelas Chef Martin dalam Webinar Tips Bangun Franchise Kuliner dengan Inovasi Menu Baru yang disiarkan live di detikcom, Kamis (29/7/2021)

Ia melanjutkan bila berbicara soal pemasarannya, saat ini banyak platform di media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan menu baru tersebut. Pengusaha kuliner juga bisa memanfaatkan Google ads, Facebook ads, Instagram ads.

"Menurutku itu sekarang adalah tren yang bisa dipakai sih. Dan kalau mau inovasi menu-menu baru juga pantau perkembangan food tren yang lagi beredar juga," katanya.

Menurut Chef Martin, setiap tahunnya tren dari makanan tersebut berbeda-beda. Misalnya pada tahun lalu tren yang sedang booming ada boba dan tahun ini adalah croffle. Dari tren-tren itulah bisa dibuat inovasi yang menu-menu baru hasil dari pengembangan tren makanan yang udah ada.

Ia juga mengatakan agar menu yang dijual tidak mudah untuk ditiru kuncinya adalah menanyakan dulu ke diri sendiri apa yang disukai. Ketika membuka resep tersebut, orang juga akan mencoba dan memiliki opininya masing-masing.

"Tapi kalau dari sendiri udah yakin dan pede dari produknya dan kalian bisa menjualnya pasti yakin deh itu bakal terjual juga. Dan kunci yang pasti sih kita juga mesti trial and error dulu mulai kita coba dari orang-orang terdekat dan harus optimis sama produk sendiri," tutur Chef Martin.

Ia juga membagikan tips untuk membuat sebuah menu yang hemat di kantong. Menurutnya, seorang pebisnis biasanya memilih produk-produk yang berkualitas. Tetapi, pikirkan juga cara menggunakan uang yang sebijak-bijaknya, jadi tidak memilih produk yang terlalu mewah.

Caranya adalah mensubstitusikan dengan brand lokal yang dapat dijadikan bahan makanan. Chef Martin pun kerap menggunakan bahan-bahan dari brand lokal untuk kafe yang ia miliki. Menurutnya, kalau dipilih secara cermat bahan-bahan yang bagus pasti akan mudah didapatkan.

"Yang penting kita harus catat juga, jangan sampai penggunaannya melebihi dari apa yang kita butuhkan. Jadi tidak terlalu mubazir harga pokok penjualannya (HPP)," jelas Chef Martin.

Penjelasan dari Chef Martin tersebut terdapat di dalam satu sesi Webinar yang diselenggarakan oleh Kraft Heinz Food Service Institute bekerja sama dengan detikcom. Untuk kegiatan pertama ini, Webinar mengangkat tema Tips Bangun Franchise Kuliner dengan Inovasi Menu Baru.

(mul/mpr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com