Teratur Konsumsi Daging Sapi Bisa Perkuat Daya Tahan Tubuh

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 29 Agu 2020 17:00 WIB
Two raw rib eye steak on a wooden Board on a table prepared for the grill. Top view rustic style Foto: iStock
Jakarta -

Menjaga daya tahan tubuh bisa dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Konsumsi daging sapi yang kaya nutrisi bisa jadi salah satu pilihan sehat.

Di tengah pandemi COVID-19 seperti ini penting untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh. Salah satu caranya bisa dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Kamu bisa memasukkan daging sapi ke dalam menu harian. Mengingat daging sapi merupakan sumber protein terbaik.

Selain protein, daging sapi juga menyimpan nutrisi sehat lainnya. Pakar Nutrisi Emilia Achmadi menjelaskan bahwa daging sapi mengandung nutrisi mulai dari zat besi, zinc, Omega 3, dan vitamin B12 yang berperan aktif dalam pertumbuhan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh.

Daging sapi AustraliaDaging sapi Australia Foto: Meat and Livestock Australia

Baca Juga : Daging Sapi dengan Wangi dan Rasa Jeruk

"Selain nikmat, konsumsi daging juga berperan besar dalam kesehatan jantung dan imunitas. Untuk memastikan nutrisi, kualitas dan jumlah konsumsi daging menjadi hal yang penting ketika mengonsumsi," lanjut Emilia Achmadi.

Karenanya penting juga untuk memilih daging sapi yang berkualitas baik. Australia merupakan negara yang dikenal penghasil daging sapi terbaik kedua setelah Jepang, karena diternak dan diolah dengan standar khusus.

Sebuah organisasi yang mendukung peternakan dan industri daging sapi, Meat and Livestock Australia (MLA) memperkenalkan keunggulan dan manfaat dari daging sapi Australia melalui kampanye #BeefUp. Kampanye tersebut akan berlangsung selama satu tahun ke depan, mulai dari Juli 2020 hingga Juni 2021.

Daging sapi AustraliaDaging sapi Australia Foto: Meat and Livestock Australia

Menurut David Carew, selaku Supply Chain Technical Specialist Meat & Livestock Australia, ada tiga hal yang membuat daging sapi Australia berkualitas baik. Keamanan pangan, jaminan kualitas dan keterlacakan dari peternakan.

"Ternak dibesarkan di padang rumput alami dan industri daging merah Australia memanfaatkan sistem pakan rumput dan biji-bijian untuk memenuhi kebutuhan konsumen," ujar David Carew.

Lebih lanjut, David Carew juga menegaskan bahwa semua produk daging sapi Australia yang masuk ke Indonesia sudah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga dapat dikonsumsi dengan aman oleh semua orang.

Daging sapi AustraliaDaging sapi Australia Foto: Meat and Livestock Australia

Kualitas baik pada daging sapi Australia ini juga diakui oleh Selebriti Chef Chandra Yudasswara. Menurut Chef Chandra, daging sapi Australia memiliki karakteristik kualitas yang cocok diolah jadi berbagai jenis masakan.

"Daging sapi Australia hadir dengan berbagai tekstur, profil rasa, dan karakteristik yang membuatnya cocok untuk berbagai jenis masakan, termasuk masakan Indonesia," tutur Chef Chandra Yudasswara.

Dalam kampanye #BeefUp meliputi serangkaian kegiatan menarik mulai dari demonstrasi masak secara virtual, hidangan olahan daging kreasi Chef di sejumlah restoran Jakarta, kelas memasak dengan Chef Vindex Tengker dan Chef Chandra Yudasswara dan informasi seputar daging sapi melalui Instagram @TrueAussieID.

Baca Juga : 5 Resep Olahan Daging Sapi Sederhana dan Praktis untuk Idul Adha



Simak Video "Cara Menghitung Protein Daging Sapi-Kambing yang Harus Dikonsumsi"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com