Kisah Ariev Kenalkan Wisata Indonesia Lewat Kuliner Nusantara

Faidah Umu Sofuroh - detikFood Jumat, 26 Jun 2020 19:09 WIB
Ariev Rahman Foto: Istimewa
Jakarta -

Mulai hobi jalan-jalan sejak 2009, seorang travel blogger backpackstory.me, Ariev Rahman, mulai mencoba menuliskan kisah travelingnya melalui media sosial seperti Twitter dan Tumblr. Merasa menulis adalah sesuatu yang menyenangkan, ia pun terus menekuni bidang ini dan terus menuangkan karyanya dalam sebuah blog backpackstory.me hingga saat ini.

"Aku mulai nulis travel tahun 2012. Sampai sekarang aku masih nulis di blog-ku itu menulis tentang perjalanan traveling selama delapan tahunan. Aku mungkin tidak akan berhenti menulis sampai kapanpun," ungkapnya dalam workshop Konten Kreatif Travel Vlogger bersama Kemenparekraf yang digelar secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Hingga pada 2019 Ariev pun mulai serius merambah platform YouTube. Ia memulai channel YouTube-nya karena tengah mengikuti sebuah kompetisi. Ia pun membuat konten video kuliner di Kota Medan. Dari situlah ide untuk membuat konten dengan konsep kuliner itu muncul.

"Kenapa kok kuliner? Khususnya di Indonesia? Karena aku sadar Indonesia itu memiliki banyak banget macam kuliner. Bahkan kemarin aku riset juga ada sekitar 200 makan besar yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.Terus (makanan Indonesia) juga dipengaruhi dari banyak budaya dari China, India, Arab, hingga Belanda. Jadi masing-masing daerah itu unik sekali kan. Aku rasa Indonesia adalah salah satu negara dengan kuliner paling kaya di dunia," jelasnya.

Tak sembarang kuliner, ia lebih memilih kuliner-kuliner tradisional dan legendaris untuk disambangi. Ia pun menceritakan beberapa tempat kuliner yang sangat berkesan saat ia melakukan wisata kuliner untuk channel YouTube-nya, seperti memburu makanan bernama Orem-orem di Malang, ada juga Nasi Cawuk Bu Mantih di Banyuwangi, hingga sate kambing di Yogyakarta yang konon jadi sate kambing paling enak sedunia.

"Aku nggak jalan-jalan ke tempat makan yang modern. Aku lebih memilih ke tempat makan tradisional yang mungkin makanan-makanan itu istilahnya hampir punah lah. Kalau bukan kita siapa sih yang mau nyelametin kuliner khas Indonesia ini?" tukasnya.

Ia mengatakan project Datang Senang Pulang Kenyang di channel Youtube-nya merupakan sebuah project untuk memperkenalkan Indonesia, memperkenalkan wisata indonesia melalui kekayaan dan ragam kuliner Nusantara.

"Jadi project yang sedang aku mulai dari tahun lalu ini untuk memperkenalkan Indonesia. Jadi aku akan datang senang-senang, dan (cari) di mana sih sebenarnya cara memperkenalkan pariwisata Indonesia melalui kekayaan kuliner," pungkasnya.



Simak Video "Surga Sup dan Soto di Jalan Biak Jakarta Pusat"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)