Terpopuler Sepekan: Mantan GM Jualan Cincau dan Kafe 'Dua Coffee' Kena Imbas Kerusuhan

Yenny Mustika Sari - detikFood Sabtu, 06 Jun 2020 11:30 WIB
Hasanudin penjual cincau Foto: YouTube Gavy Story
Jakarta -

Kisah mantan GM alih profesi jadi penjual cincau menarik perhatian. Ada juga 'Dua Coffee' yang jadi korban kerusuhan di Washington D.C hingga Denny Sumargo temukan daging berlafaz 'ilahi'.

Siapa yang menyangka kalau penjual cincau gerobakan ini adalah seorang jutawan di masa lalu? Kisah inspiratif ini dibagikan oleh seorang YouTuber yang secara kebetulan membeli cincau. Penjual cincau tersebut menceritakan pengalaman dirinya di masa lalu yang pernah memiliki gaji hingga Rp 100 juta per bulannya.

Kafe 'Dua Coffee' tak hanya populer di Jakarta, mereka juga membuka gerainya di Washington D.C. Beberapa waktu lalu, kafe milik Vivit Kavi ini ikut kena imbas dari kerusuhan di Amerika Serikat. Kerusuhan tersebut disebabkan oleh kematian George Floyd terkait rasisme yang menyebabkan demo besar-besaran di banyak wilayah.

Terakhir ada selebriti Tanah Air yaitu Denny Sumargo yang menemukan tulisan 'illahi' pada daging yang hendak ia masak. Tulisan tersebut terbentuk dari guratan lemak pada daging. Ia pun membagikan temuannya tersebut ke akun Instagram miliknya. Netizen ramai mengomentari temuan ini.

Tiga berita berikut banyak menarik perhatian pembaca dan populer dalam sepekan. Simak informasi lengkapnya agar tak tertingga berita kuliner terpopuler minggu ini.

1. Mantan GM Jadi Penjual Cincau

Hasanudin penjual cincauHasanudin penjual cincau Foto: YouTube Gavy Story

Nasib seseorang tidak ada yang pernah mengetahui akan berakhir seperti apa. Bisa saja saat ini kita diberikan limpahan kekayaan dan di hari berikutnya kita serba kekurangan. Namun harus tetap semangat dalam menjalani hidup agar lebih bermakna.

Begitu juga dengan nasib seorang penjual cincau ini. Mungkin tak ada yang menyangka kalau pria berusia 65 tahun tersebut dulunya adalah seorang jutawan dan memiliki pekerjaan sebagai General Manager (GM) di perusahaan hiburan. Bahkan dulunya ia memiliki penghasilan hingga Rp 100 juta per bulannya.

Pria tersebut bernama Hasanuddin, walaupun saat ini serba kekurangan namun tak menyurutkan semangatnya untuk menawarkan es setiap harinya. Es cincau tersebut ia jual dengan harga hanya Rp 5.000 per gelasnya. Setiap harinya ia berkeliling di kawasan Cikole sampai ke Degung Kota Sukabumi.

Baca Juga: Mantan General Manager Ini Jadi Penjual Cincau, Bukti Roda Kehidupan Berputar

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Manis Gurih Tongseng Wagyu dan Sumsum Tulang"
[Gambas:Video 20detik]