Ini Rahasia Nasi Campur Khas Bali nan Lezat

Nurcholis Ma'arif - detikFood Rabu, 15 Jan 2020 17:11 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Bali tak melulu terkenal dengan pesona alamnya, melainkan juga kulinernya. Bumbu dasar atau biasa dikenal Base Genep jadi kunci kekhasan dan konsistensi cita rasa kuliner bali. Hal itu diamini rumah makan Nasi Campur Men Wati yang berada di Sanur, Bali, maupun Pondok Genyol Bu Agus yang kini sudah memiliki cabang di mana-mana di Bali.

Owner Nasi Campur Men Weti, Man Rame mengatakan usaha kulinernya sudah berdiri selama 60 tahunan. Base genep jadi kunci konsistensi rasa tempat makan yang berada di tempat favorit matahari terbit di Bali tersebut.

Man Rame bahkan mengatakan kalau tidak memakai Base Genep itu bukan masakan Bali. Penggunaan Base Genep juga tradisi dari orang tua yang turun temurun.

"Yang masak ada 5, yang nyiapin. Ya, bisa-bisa (untuk) 700 (piring per hari), bisa-bisa 1000-an (piring per hari)," ucapnya seperti dilansir dari YouTube Grab Indonesia, Rabu (15/1/2020).

Base Genep tak melulu jadi kunci kuliner pada masakan berbahan dasar ayam seperti pada Nasi Campur Men Weti, tetapi juga kuliner berbahan dasar babi seperti pada Pondok Genyol Bu Agus.

"Kalau masalah bumbu ya, bumbu yang kita pakai dari orang tua kita, mungkin kurang, mungkin setelah kita coba pakai Base Genep itu hanya beberapa bulan, kita langsung pada saat itu booming lah, dibilang gitu," ucap Owner Pondok Genyol Bu Agus Generasi Ke-2 Wayan Balik Suardana.

Sementara itu, menurut Owner Pondok Genyol Bu Agus Generasi Ke-3, Wayan Eka Putra Diana mengatakan strategi pemasaran kulinernya, antara lain dengan cara memiliki brand tersendiri, misalnya punya logo sendiri.

"Jadi paling tidak, orang sudah melihat logo saja, sudah bisa, istilahnya, mengenali. ini lho Bu Agus. Kalau expand dengan menu tambahan menu tradisional lain seperti bubur Bali, nasi ayam, plecing tipat kuah, sosis plecing," ucap Wayan.

"Satu kuncinya, salah satu bumbu yang memang diracik Base Genepnya dengan be genyol itu, itu masih tetap harus keluarga inti yang menyelesaikan. Be genyol mungkin di tempat lain banyak, tapi proses pengolahan belum tentu sama," imbuhnya.

Selain itu, Wayan juga mengatakan menu pilihan dalam Pondok Genyol Bu Agus juga sudah tersedia di GrabFood. Menurutnya, lewat GrabFood selain dapat memudahkan pelanggan mengakses kuliner, tetapi juga meningkatkan pendapatan usahanya.

"GrabFood ya, di samping memudahkan orang mengakses ke kita, sisi lainnya ya meningkatkan pendapatan juga," ucapnya.





Simak Video "Makan Gaya Prasmanan Rasa Sunda yang Murah Meriah"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)