Sedapnya Nasi Bakar Mamong yang Unik Khas Bondowoso

Chuk Shatu W. - detikFood Kamis, 16 Mei 2019 07:47 WIB
Foto: dok.detikFood/Chuk Shatu W. Foto: dok.detikFood/Chuk Shatu W.
Bondowoso - Jika Anda berkunjung ke Bondowoso, Jawa Timur, rasanya kurang lengkap jika belum cicipi Nasi Bakar Mamong. Menu kuliner sederhana tapi sedap ini makin makyus untuk berbuka puasa.

Kata Mamong diambil dari bahasa Madura, artinya bingung hingga termangu. Istilah mamong pada nasi bakar ini sengaja disematkan. Karena setelah memakannya, orang dijamin pasti bingung dan termangu, saking enaknya. Lalu ketagihan.

Nasi bakar yang satu ini memang memiliki cita rasa dan keunikan tersendiri. Perpaduan rasa antara gurih, pedas, serta lezat. Ditambah aroma wangi khas daun pisang yang terbakar.
Sedapnya Nasi Bakar Mamong yang Unik Khas BondowosoFoto: dok.detikFood/Chuk Shatu W.

"Nasi bakar ini kan sebenarnya menu yang sudah ada sejak turun temurun. Zaman lampau, orang bepergian biasanya kan berbekal nasi untuk makan di perjalanan," tutur Rifka (47), pemilik restoran yang menjual nasi bakar mamong, saat ditemui detikfood, Rabu (15/5/2019).

Diceritakan Rifka, berbekal resep kuno itulah dia kemudian membuat kreasi, menyesuaikan dengan lidah kekinian. Jika zaman dulu isiannya cuma daun singkong, lauk seadanya, ditambah sambal, kini banyak macam variasi. Bisa daging ayam atau daging sapi.

"Permintaan memang makin meningkat saat bulan ramadhan. Hingga 3-4 kali lipat dari hari biasa. Nasi bakar mamong ini biasanya dipakai berbuka puasa. Kalau yang dari luar daerah, untuk oleh-oleh," imbuhnya.

Sedapnya Nasi Bakar Mamong yang Unik Khas BondowosoFoto: dok.detikFood/Chuk Shatu W.

Untuk mengolah nasi bakar sebenarnya tak terlalu sulit. Mirip membuat nasi uduk atau nasi kebuli. Beras yang sudah dicuci bersih dicampur santan kelapa dan beberapa bumbu dan rempah. Lalu dimasak lazimnya menanak nasi.

Selanjutnya, nasi yang sudah matang tersebut dibungkus daun pisang. Lalu di bagian tengahnya diberi isian lauk pelengkap. Isian yang diselipkan dalam nasi gurih tersebut terdiri dari suwiran ayam, kemangi, ikan teri. Semua bahan isian ini terlebih dulu dimasak.

Sedapnya Nasi Bakar Mamong yang Unik Khas BondowosoFoto: dok.detikFood/Chuk Shatu W.

Nasi gurih berbungkus daun pisang itu yang telah bercampur isian tersebut lantas ditanak selama beberapa menit. Hal itu dilakukan agar nasi lebih matang dan bisa bertahan lama. Untuk menambah aroma dan citarasa , nasi yang sudah natang itu lalu dibakar.

Adapun cara penyajiannya, bungkusan nasi bakar itu langsung ditaruh di atas piring. Saat hendak disantap, barulah bungkusan daun dibuka. Sebagai lauk pelengkap, bervariasi. Sesuai selera.

Jangan lupa, acar mentimun sebagai penetral rasa di lidah. Jika suka pedas, bolehlah ditambah sambal bawang. Atau pun lauk lainnya. Mantap betul!

(dwa/odi)