Makanan Sehat Anak

Bawa Bekal Sekolah Jadi Solusi Jaga Asupan Nutrisi Anak

Devi Setya - detikFood Jumat, 25 Jan 2019 19:45 WIB
Foto: Devi S. Lestari / detikFood
Jakarta - Hari ini, 25 Januari merupakan Hari Gizi Nasional yang diperingati dengan berbagai cara. Termasuk mencermati asupan nutrisi penting bagi anak.

Untuk turut meramaikan Hari Gizi Nasional, Sekolah Al Azhar, Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan menggelar event ALSEACE 2019 dengan tema Generasi Peduli Gizi. Lewat acara ini diharapkan semakin banyak anak usia sekolah yang sadar akan pentingnya asupan gizi.
Bawa Bekal Sekolah Jadi Solusi Jaga Asupan Nutrisi Anak Foto: Devi S. Lestari / detikFood

Baca juga : Tak Sulit, 5 Camilan Sehat untuk Si Kecil Ini Mudah Dibuat Sendiri

Acara ini juga dihadiri Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang mengajak anak-anak untuk lebih memperhatikan makanan yang disantapnya. "Makanan sehat, bergizi, itu penting untuk perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak-anak. Saat ini anak-anak lebih sering diasup makanan modern, ini yang kadang tidak baik," kata Benyamin saat ditemui detikFood (25/1).

Lebih lanjut Benyamin juga mengajak para ibu untuk kembali memasak pakai cara lama untuk mempertahankan nilai gizi dari makanan. Ia mencontohkan memasak nasi dengan cara lama menggunakan kukusan agar nasi lebih sehat.

"Membahas makanan ini soal peradaban ya. Di Pemkot kita memang menyediakan beberapa arena khusus food court di Tangsel. Itu sejak awal diarahkan untuk menyajikan makanan yang bergizi baik, bergizi tinggi," lanjut Benyamin.
Bawa Bekal Sekolah Jadi Solusi Jaga Asupan Nutrisi Anak Foto: Devi S. Lestari / detikFood

Baca juga : 5 Trik Ini Bisa Bikin si Kecil Suka Makanan Sehat

Pria ramah ini juga menganjurkan para ibu agar lebih sering membawakan bekal untuk anak-anaknya. "Saya setuju ya, harusnya memang anak-anak bawa bekal dari rumah. Masakan yang dibuat oleh mamanya, tentunya ini masakan bergizi tinggi dan dari sumber yang baik juga. Selain menjamin asupan gizi anak, ini juga mengikat batin dan kedekatan antara ibu dengan anak," pungkas Benyamin. (dvs/odi)