Peringati 'Earth Hour,' Produk Lokal Premium Dipamerkan di Sunday Earth Market

Maya Safira - detikFood Senin, 27 Mar 2017 21:27 WIB
Foto: Shangri-la Jakarta Foto: Shangri-la Jakarta
Jakarta - Peringati Earth Hour, hotel di Jakarta ini mengadakan pameran produk lokal berkualitas. Mulai dari madu, tahu hingga sayuran organik.

Untuk pertama kalinya, Shangri-La Hotel Jakarta mengadakan 'Sunday Earth Market' pada Minggu (26/3). Mengambil tempat di SATOO Foyer, pameran berlangsung pada pukul 10.00-15.00.

Peringati Earth Hour, Produk Lokal Premium Dipamerkan di Sunday Earth MarketFoto: detikfood

Kegiatan ini jadi bagian dari perayaan Earth Hour Global Movement 2017, gerakan internasional peduli perubahan iklim yang dipelopori oleh Worldwide Wildlife Fund for Nature (WWF).

Sunday Earth Market memamerkan produk lokal Indonesia dari 15 produsen seluruh Indonesia. Antara lain beras hitam, sayuran dan buah organik, madu, tahu organik, jamu, gula semut organik, tempe, susu almond, sambal hingga aneka rempah.

Peringati Earth Hour, Produk Lokal Premium Dipamerkan di Sunday Earth MarketFoto: detikfood

Selain makanan, ada juga produk kecantikan dan essential oil. "Kegiatan ini memamerkan hasil panen petani lokal yang hasil produksinya ramah lingkungan. Tujuannya untuk bantu mengembangkan produktivitas petani lokal. Karena ada perubahan iklim jadi mereka sering mengalami kegagalan panen. Dari segi pemasaran juga masih susah. Padahal kita butuh produksi lokal mereka yang berkualitas," ujar Bintari Rarastiwi, Corporate Social Responsibility & Sustainability Manager Shangri-La Hotel Jakarta, kepada Detikfood (26/3).

Menurut Bintari, jika kegiatan ini diterima konsumennya maka akan dibuat per tiga bulan. Sunday Earth Market sendiri merupakan lanjutan dari kegiatan Earth Hour di malam sebelumnya.

Peringati Earth Hour, Produk Lokal Premium Dipamerkan di Sunday Earth MarketFoto: detikfood

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan Earth Hour, Shangri-La Hotel Jakarta sempat mematikan lampu di sebagian areanya pada hari Sabtu (25/3) selama satu jam mulai pukul 20.30.

Tamu hotel diajak berpartisipasi menyalakan lilin dari batok kelapa bekas. Sekitar 150 batok kelapa dijadikan wadah lilin dan disusun membentuk angka '60+'. Selepas seremonial, tamu ikut disuguhkan minuman dari air kelapa.

Di restoran Satoo sendiri selama perayaan Earth Hour ada tambahan untuk menu Rooted in Nature. Pada prasmanan ada logo khusus yang menandakan olahan sayuran organik, kerupuk, hingga seafood produksi lokal. (msa/odi)
Load Komentar ...