Pizza Hut Sebut Tuduhan Bahan Kadaluwarsa Hanya Berdasarkan Asumsi

Maya Safira - detikFood Senin, 05 Sep 2016 15:06 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Presiden Direktur PT Sriboga Raturaya angkat bicara mengenai isu penggunaan bahan kadaluwarsa. Ia mengatakan tuduhan itu tidak mendasar.

Beberapa hari ini, PT Sarimelati Kencana selaku pengelola merek Pizza Hut, PHD dan The Kitchen by Pizza Hut jadi sorotan. Perusahaan dikabarkan menggunakan bahan kadaluwarsa dan memperpanjang masa simpan bahan baku. Konferensi pers pun dilakukan untuk memberi klarifikasi.

Alwin Arifin selaku Presiden Direktur PT Sribogaya Raturaya, mengatakan tuduhan media nasional yang mengangkat isu itu hanya berdasarkan asumsi.

"Tuduhan-tuduhan yang dilakukan oleh sebuah majalah ini, sangat merugikan kami. Bagaimana suatu dugaan bisa masuk dalam cover page. Ini sudah satu tuduhan. Itu tidak akurat, terlalu berani. Semua berdasarkan asumsi-asumsi," ucap Alwin dalam konferensi pers di The Sultan Hotel Jakarta (04/09).



Ia meragukan informasi yang didapat media bersangkutan. "Saya juga meragukan apa motivasi dibalik majalah tersebut. Apakah ada tekanan dari luar. Saya keberatan dan kecewa dengan media tersebut," lanjutnya.

Alwin mengaku perusahaannya sudah menjadi korban pemberitaan yang menurutnya tidak akurat.

"Kalau kami dituduh tidak bermoral dan beretika memakai bahan-bahan kadaluwarsa, mana korbannya, mana buktinya. Ada tidak korbannya. Tidak ada satupun korban. Majalah tersebut sudah terbukti menjatuhkan korban. Kamilah korbannya," tutur Alwin.

Ia menambahkan jika perusahaannya ingin cari untung, bisa saja mengurangi CSR perusahaan yang jumlahnya mencapai milyaran. Seperti pemberian makan di bulan puasa, petani sayur, UKM dan lainnya. "Tapi kan tidak, karena itu tanggung jawab kami," tegasnya.



Terkait pemasukan selama isu beredar, hingga saat ini Alwin mengaku belum ada kerugian secara finansial bagi perusahaannya.

"Kerugian dalam bentuk keuangan, karena baru hari pertama, belum ada. Tapi sekarang yang saya soroti adalah kepercayaan yang bisa berkurang. Karena yang saya baca dari media online sudah banyak sumber-sumber yang negatif. Yang mencaci kami juga sudah ada. Itu merupakan kerugian bagi kami," terang Alwin.

Untuk langkah hukum, Alwin menyebut belum bisa mengambil langkah apapun karena bersifat asumsi. Jadi Ia belum tahu apa yang dilakukan perusahannya dan belum bisa memberikan jawaban.



Setelah 32 tahun berdiri di Indonesia, PT Sarimelati Kencana sudah memiliki 326 outlet restoran termasuk Pizza Hut, PHD dan The Kitchen by Pizza Hut. Menurut Alwin, Pizza Hut Indonesia termasuk Pizza Hut terbaik di dunia.

"Mungkin Top 3 di dunia. Ini suatu kebanggaan. Pak Stephen (Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana) berkali-kali mendapat penghargaan terbaik di dunia, nomor satu. Kan tidak mungkin kalau kami pakai makanan yang kadaluwarsa. Tidak masuk akal," pungkas Alwin. (msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com