Maria Fernanda Di Giacobbe Berhasil Menangkan 'The Basque Culinary World Prize'

Maria Fernanda Di Giacobbe Berhasil Menangkan 'The Basque Culinary World Prize'

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 13 Jul 2016 06:55 WIB
Foto: Foto: The Daily Meal/iStock
Jakarta - Pemenang The Basque Culinary World Prize diumumkan Senin (11/7). Penghargaan pertama ini menobatkan chef perempuan asal Venezuela sebagai pemenang.

The Basque Culinary World Prize merupakan penghargaan yang digagas Universitas Basque Culinary Center di wilayah Basque, pantai utara Spanyol. Ide dibalik penghargaan bergengsi ini ialah menghargai chef yang berjuang memperbaiki masyarakat melalui gastronomi.

Pemenang berhak mendapatkan 100.000 euro atau sekitar Rp 1,4 miliar sebagai hadiah utama. The Basque Culinary World Prize disebut-sebut sebagai penghargaan setara Nobel untuk para chef.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Finalis penghargaan ini berjumlah 20 orang. Mereka dipilih panel juri yang namanya sudah tak diragukan lagi di dunia gastronomi seperti Ferran Adrià dari Spanyol, Heston Blumenthal dari Inggris, Massimo Bottura dari Italia, dan Dominique Crenn dari Prancis.

Untuk menjadi finalis The Basque Culinary World Prize, seorang chef tidak bisa mencalonkan diri sendiri. Mereka harus dinominasikan oleh profesional gastronomi lain yang masih aktif seperti sesama chef, penulis makanan, atau institusi terkait.


Maria Fernanda Di Giacobbe asal Venezuela berhasil jadi pemenang The Basque Culinary World Prize untuk pertama kalinya. Maria dikenal sebagai ahli cokelat (chocolatier) yang menggerakkan wirausaha wanita lokal di sana.

Bekerjasama dengan produsen cokelat lokal, Di Giacobbe menggagas gerakan 'bean to bar' yang bertujuan meningkatkan hasil panen cokelat lalu mengekspornya ke luar negeri.


Ia juga fokus mencari cara bagaimana melibatkan lebih banyak wanita dalam perdagangan ini. Di Giacobbe pun mengadakan program pendidikan yang telah melatih lebih dari 8.500 wanita lokal di sana. Di bawah naungan Program Manajemen Industri Kakao Universitas Simón Bolivar, sebanyak 1.500 orang telah lulus dengan 94% diantaranya adalah wanita.

"Di tengah situasi politik yang rumit di Venezuela, ia bersikeras menyediakan kesempatan ekonomi bagi perempuan rentan yang dilatih menjadi pengusaha mikro cokelat," jelas The Basque Culinary World Prize saat mengumumkan pemenang.


Saat menerima penghargaan, Di Giacobbe berujar, "Pekerjaan kami mulai sekarang akan mengambil dimensi baru. Kami akan membawa kuasa transformasi perdagangan ke lebih banyak wanita sebagai pengusaha cokelat. Penghargaan ini merupakan refleksi pembelajaran, antusiasme, dan kerja keras dari ratusan pengusaha, produsen, dan chocolatier di Venezuela."

Sementara itu Joan Roca selaku pemilik resto El Celler de Can Roca dan ketua juri mengatakan, "Penerima The Basque Culinary World Prize merefleksikan bagaimana gastronomi bisa mengambil lompatan dari kerajinan tangan ke kesadaran. Maria Fernanda menggunakan kakao sebagai simbol gastronomi yang berdampak positif pada seluruh rantai makanan. Ini adalah proyek menginspirasi yang mencontohkan pencapaian luar biasa dari gastronomi. Chef bisa membuat perbedaan," pungkasnya. (adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads