BBQ Iga Bali menjadi salah satu makanan yang jadi favorit di WSFC 2016. Semalam (22/04) sebanyak 1400 porsi ludes diantre pengunjung.
Namun, dibalik larisnya iga bakar khas pulau dewata ini, sang chef mengalami kesulitan menemukan rempah segar seperti kencur yang jadi bumbu utama.
Chef I Gusti Made Sukadana yang akrab disapa Lambon ini mengalami kesulitan meracik bumbu genep sebagai bumbu perendam iga babi.
“Setelah kita cari-cari akhirnya dapat juga bebrerapa bumbu, tapi itu bentuknya bumbu instan,” kata Lambon pada detikfood, Jumat (22/4/2016).
Menurut Lambon, masyarakat Filipina tak mengenal bumbu dapur seperti lengkuas, kencur dan kemiri yang menjadi kunci masakan Indonesia.
“Lengkuas dan kemiri mereka tidak tahu. Kemarin kita cari-cari ternyata ada yang mirip lengkuas tapi sudah kalengan,” tuturnya.
Hal yang sama dialami oleh Vivi dari Ayam Taliwang. Mereka juga mengganti kemiri dengan kacang mete. Namun, untuk kencur harus dibawa langsung dari Jakarta, jumlahnya hingga 30 kg.
Sebagai juru masak professional, Lambon tak serta merta datang ke WSFC 2016 tanpa persiapan. Jauh hari sebelumnya dia telah melakukan observasi agar masakannya bisa diterima oleh warga lokal.
Alhasli dia memodifikasi masakannya dengan tambahan asem kandis agar tercipta rasa asam yang diminati oleh warga Manila. Selain itu dia pun mengurangi rasa pedas karena masyarkat Manila tak menyukai pedas.
“Ternyata antusias mereka sangat luar biasa. Hari pertama kita habis 150 kg, kemudian kemarin 200 kg. Dan sekarang kita siapkan 350 kg plus stok 100 kg ludes,” beber Lambon.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN