Pertanyaan pun muncul mengenai posisi Prancis sebagai pusat kuliner global. Tahun 2015 menjadi penanda bahwa selama 4 tahun terakhir, tidak ada restoran dari Prancis yang berada di top 10 World’s 50 Best Restaurants.
Padahal tahun 2004, sebanyak 5 dari 10 teratas penghargaan didominasi restoran Prancis. Pada tahun yang sama, Inggris mengambil 3 posisi dalam top 10. Saat itu, Prancis dan Inggris memang menguasai lebih dari separuh (27 restoran) dalam 50 terbaik.
Tahun ini, Prancis justru hanya memiliki 5 perwakilan dalam penghargaan 50 restoran terbaik dunia. Sedangkan Inggris punya dua restoran. Salah satunya adalah Dinner by Heston Blumenthal yang ada di posisi 7. Restoran lainnya, The Ledbury di London, turun dari posisi 10 tahun lalu jadi peringkat 22.
The Guardian (07/06), memprediksi penurunan kedua negara kemungkinan karena Eropa punya wakil terendah tahun ini. Pada tahun 2011, 35 restoran berbasis di Eropa. Tahun 2015 turun jadi 26 restoran. Ini sangat berbeda dengan tahun 2004 dimana hanya 3 restoran yang tidak berasal dari Eropa maupun Amerika Utara.
Meski begitu, Eropa masih menunjukkan kekuatannya. Sebab peringkat pertama diduduki El Celler de Can Roca dari Spanyol. Sebanyak 7 restoran di Spanyol masuk dalam 50 terbaik. Tidak ada negara lain yang melebihi jumlah ini pada daftar tahun 2015.
Daftar World’s 50 Best Restaurants 2015 memang semakin global. Mulai dari Amerika hingga Asia mendapat posisi juga dalam penghargaan bergengsi ini. Seperti 9 restoran di Amerika Latin, 6 restoran di Amerika Utara, 6 di Asia dan 1 di Australia.
Untuk pertama kalinya, ada dua restoran dari Asia menduduki peringkat top 10. Restoran tersebut adalah Narisawa di Tokyo (peringkat 8) dan Ganggan di Bangkok (peringkat 10).
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN