Pemakaian Mariyuana Dalam Makanan Makin Marak di Amerika

Pemakaian Mariyuana Dalam Makanan Makin Marak di Amerika

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Rabu, 11 Feb 2015 15:06 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta -
Berbeda dengan negara lain,​ banyak negara bagian di Amerika Serikat sudah melegalkan penggunaan ganja atau mariyuana​. Karenanya​ orang Amerika menyambut gembira dan mulai berinovasi dengan tanaman ini.
Para investor pun tidak mau ketinggalan. Banyak produk-produk makanan yang mengandung ganja yang beredar di pasaran. 

Mulai​​ dari ​ permen, biskuit, hingga minuman berenergi dijual dengan kemasan yang menarik.

Ada yang mengatakan pasar ganja ini sudah melampaui pasar makanan organik di pasaran. Karena sudah melampaui pasar organik dengan total penjualan miliaran dollar. Pertumbuhannya sangat cepat dengan rentang waktu yang singkat, mengingat pelegalan ganja di Amerika masih terbilang baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir lewat businessinsider.com, CEO Whole Foods,  jaringan supermarket terkenal di Amerika, John Mackey menyatakan akan memasarkan produk-produk yang mengandung ganja atas persetujuan kelegalan produk dan masyarakat setempat.

Tetapi, CEO ArcView, yang dikenal sebagai produsen makanan mengandung mariyuana berkomentar,  “Bisa saja nanti Whole Foods berganti nama menjadi Whole Foods Cannabis.”

Di negara bagian Colorado dan Washington yang sudah lebih dulu melegalisasi ganja, pembelian masyarakat terhadap mariyuana sudah mencapai 370 miliar dollar. Mereka mendapatkan produk-produk berganja ini tidak dari supermarket, melainkan pada acara atau pasar khusus yang menjual produk-produk berganja.

Walau kelihatannya pasar ini sangat menjanjikan, ternyata belum banyak juga daerah yang mengijinkan legalisasi ganja. The New York Times melaporkan masih banyak yang menggunakan mariyuana hanya untuk keperluan medis dan rekreasi saja.

Oregon dan Alaska contohnya, berencana akan melegalkan penggunaan ganja pada tahun depan. Total ada dua puluh negara bagian dimana ganja sudah dilegalkan. Berarti, ada sekitar 30 negara bagian yang belum melegalkan konsumsi ganja.

Konsumsi ganja juga sepertinya tidak sejalan dengan kenyataan barang ini di pemerintahan. Pemerintah Amerika Serikat masih melarang konsumsi ganja walaupun pihak presiden Obama kelihatan tidak melarang.

Apalagi, bank-bank juga tidak akan memberikan pinjaman kepada pihak mana pun yang akan meminjam uang dengan alasan membuat produk yang mengandung ganja.



(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads