Chili Festival, Pamerkan Hidangan Sambal yang Pedas Khas Kerajaan-kerajaan Bali

Chili Festival, Pamerkan Hidangan Sambal yang Pedas Khas Kerajaan-kerajaan Bali

- detikFood
Selasa, 23 Des 2014 12:47 WIB
Foto: Chili Festival
Jakarta - Sambal matah, sambal segar khas Bali yang pedas menggigit dihadirkan dalam festival ini. A​da ​pula beberapa sambal khas Bali lainnya yang juga dipamerkan. Keluarga kerajaanpun turut membagikan resep sambal andalannya untuk dicicipi oleh para tamu undangan.

Bertempat di area Kampung Bali, Bali Safari & Marine Park ​digelar ​ acara Chili Festival pada tanggal 19-21 Desember kemarin. Selain di hadiri oleh pakar kuliner, pecinta sambal, ​k​eluarga ​k​erajaan di Bali juga turut memeriahkan acara ini.
 
Festival yang diselenggarakan selama 3 hari penuh ini melibatkan Indonesian Chef Association yang diwakili oleh Chef Henry Alexie Bloem dan Chef Agung Putra Dalem yang berkolaborasi dengan pakar kuliner dari kalangan selebritis​.​ ​Se​perti Chef Haryo Pramoe dan Chef Ragil Imam Wibowo.

Tahun ini, keluarga kerajaan dari Puri Agung Karangasem, Puri Agung Kerambitan, Puri Agung Gianyar, Puri Agung Kaba-kaba, Puri Aung Klungkung dan Puri Agung Tabanan menampilkan resep-resep sambal tradisional. Sedangkan para Chef akan menampilkan sajian sambal yang lebih modern.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pameran cabai atau sambal dilakukan untuk menunjukkan kemampuan kuliner keluarga ​k​erajaan Bali yang akan berbagi resep-resep sedap yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Selain itu, fakta-fakta menarik tentang perbedaan antara variasi cabai di seluruh dunia juga dipaparkan. T​ak ketinggalan ​informasi yang menjelaskan mengenai manfaat cabai untuk kesehatan, mengukur tingkat kepedasan dan bagaimana cara memakan cabai tanpa membakar lidah (Scoville Scale).

Semua informasi ini dikemas secara menarik dan disampaikan dengan cara ​edukasi​ menarik dan mudah dimengerti terutama untuk anak. Acara ini lebih berfokus pada variasi sambal yang masih dihidangkan di dapur-dapur masyarakat Bali.

Tujuan dari festival tahunan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian tentang aneka sambal tradi​s​ional Bali​. Juga ​memberikan kesempatan kepada pengunjung Bali Safari & Marine Park untuk mencicipi sambal-sambal dengan aneka rasa yang pedas dan berbeda.

"Sambal merupakan tradisi Kerajaan Karangasem. Setiap hidangan selalu dilengkapi dengan sambal yang bervariasi. Sambal juga diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi dan kami sebagai penerus berkewajiban untuk melestarikan tradisi ini. Dimana sambal merupakan bagian penting untuk keluarga kami." tutur A.A. Made Dewandra Djelantik, selaku pelopor Chili Festival sekaligus cucu buyut dari raja terakhir Kerajaan Karangasem.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads