Sebuah geng kriminal di provinsi Shandong, bagian timur Tiongkok telah menjual hampir 100 ton kulit tahu beracun ke pasar lokal. Geng tersebut menambahkan rongalite murni, agen pemutih (bleaching agent) untuk industri, pada kulit tahu. Ini membuat kulit tahu kering atau fuzhu jadi lebih cerah dan kenyal.
Polisi awalnya menerima kabar bahwa salah satu toko kelontong lokal menjual fuzhu beracun. Polisi kemudian membeli sampel fuzhu dan mengujinya. Ternyata fuzhu yang sangat populer untuk hotpot itu mengandung rongalite.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sana, polisi mendapati tas-tas berisi bubuk rongalite tertumpuk di dekat dinding pabrik. Mereka menemukan sekitar 190 kg rongalite dan peralatan kotor.
"Lantai pabrik kotor dan ada bau tak sedap di tempat itu. Pekerja sibuk membuat fuzhu dengan peralatan yang kotor," tutur pejabat polisi, Zhang Qinchao, seperti dilansir dari Reuters (10/11/2014).
Polisi pun menahan empat pria yang terlibat dalam operasi dan menyita hampir 10 ton kulit tahu beracun. Adapun sebanyak 100 ton fuzhu sudah terjual ke provinsi Shandong, Henan dan Jiangxi. Belum ada laporan korban yang jatuh sakit akibat konsumsi produk tersebut.
Rongalite dilarang penggunaannya pada produksi makanan karena memicu sakit kepala, muntah, kelelahan hingga kanker. Media lokal menyebutkan penggunaan rongalite murni sebanyak 10 gram saja bisa membunuh orang dewasa yang sehat. Namun hingga kini belum diketahui jumlah rongalite yang dipakai pada kulit tahu bermasalah itu.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN