Mari Cicipi 30 Hidangan Asli Indonesia Dalam 7 Hari!

Mari Cicipi 30 Hidangan Asli Indonesia Dalam 7 Hari!

- detikFood
Selasa, 16 Sep 2014 14:22 WIB
Foto: detikfood
Jakarta - Pernah mencicipi laksa Bogor, sate lilit atau nasi liwet komplet? Sekali mencicipi dijamin ketagihan. Itulah keunikan kuliner tradisional. Di Bogor café Anda bisa mencicipi 30 jenis hidangan yang jadi ikon kuliner Indonesia.

Pemilihan ikon kuliner nusantara digagas oleh Dr. Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sejak dicanangkan secara resmi tanggal 17 Desmber 2012, telah banyak program pengenalan dilakukan baik di berbagai institusi, daerah hingga ke laur negeri.

Kecuali di sekolah kejuruan, komunitas kedutaan dan jamuan kenegaraan, 30 ikon kuliner tradisional Indonesia juga diperkenalkan di hotel berbintang. Tentunya agar makin banyak orang Indonesia dan asing lebih mengenal kelezatan hidangan tradisional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hotel Borobudur Jakarta menjadi hotel berbintang pertama yang menggelar promosi khusus untuk 30 ikon kuliner tradisional tersebut. Tim chef menyiapkan dan mengolah 30 jenis hidangan tradisional sesuai dengan citarasa aslinya.

Promosi ini digelar mulai tanggal 15 September hingga 21 September 2014 di Bogor Café yang berlokadi di lantai 1 Hotel Borobudur Jakarta. Diolah oleh tim chef yang piawai mengolah hidangan tradisional, para pengunjung bisa merasakan sajian seenak rasa aslinya.

Seperti nasi liwet Solo yang disajikan berupa nasi gurih, sambal goring labu siam, ayam suwir, telur kukus, telur pindang dan dilengkapi areh dan cabai rawit merah utuh.

Demikian juga dengan lumpia Semarang yang berisi rebung berbumbu gurih sedikit manis dengan cocolan saus kanji dan acar mentimun. Soto Lamongan pun disajikan lengkap dengan bubuk poyah sebagai taburan.

Tiga puluh ikon kuliner tradisional yang disajikan secara buffet selama 7 hari antara lain, Ayam Panggang Bumbu Rujak, Gado-Gado Jakarta, Nasi Goreng Kampung, Serabi Bandung, Sarikayo Minangkabau, Es Dawet Ayu Banjarnegara, Urap Sayuran Jogjakarta, Sayur Nangka Kapau, Lunpia Semarang dan Nagasari Jogjakarta.

Juga beragam sajian enak ini, Kue Lumpur Jakarta,Soto Ayam Lamongan,Rawon Surabaya,Asinan Jakarta,Sate Ayam Madura, Sate Maranggi Purwakarta, Kalpertaart Manado, Tahu Telur Surabaya, Sate Lilit BaliRendang Padang, Nasi Tumpeng, Orak-arik Buncis Solo dan Pindang Patin Palembang.


Dari Jawa Barat hingga Solo, ada beragam hidangan yang menarik Asam Padeh Tongkol Padang, Nasi Liwet Solo, Es Bir Pletok Jakarta, Kolak Pisang Ubi Bandung, Ayam Goreng Lengkuas Bandung, Laksa Bogor dan Kunyit Asam Solo.

Ketiga puluh hidangan ini merupakan hasil seleksi kelompok kerja yang dibentuk khusus dan melalui beberapa tahapan. Hasilnya, ketiga puluh hidangan ini dibukukan dan dipromosikan ke seluruh propinsi Indonesia.

‘Diharapkan dengan bahan dan bumbu yang mudah didapat orang di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri juga bisa membuat hidangan ini. Dengan makin dikenalnya makanan tradisional Indonesia maka makin dikenal juga budaya Indonesia,’ tutur Dadang Rizki Rahman,Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata pada saat pembukaan promosi Senin (15/09).

Hidangan 30 ikon kuliner tradisional disajikan untuk makan siang dan makan malam dalam menu prasmanan dengan tarif Rp. 298.000++ untuk dewasa dan Rp. 178.000++ untuk anak-anak. Kangen nasi liwet Solo atau penasaran dengan rasa laksa Bogor? Segera saja ke Bogor café atau hubungi 021-380-4444 untuk informasi dan reservasi.



(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads