ADVERTISEMENT

Kasus Daging Oplosan

Skandal Daging Busuk, Sudah Menyebar Hingga ke McDonald's Jepang

- detikFood
Rabu, 23 Jul 2014 16:34 WIB
Foto: Reuters
Jakarta -

Masalah daging oplosan di Tiongkok menyebar dengan cepat. Tak hanya di Tiongkok saja, kini outlet makanan yang bekerja sama dengan OSI Group juga resah. Pasalnya, di Jepang isu tersebut sudah menyeruak luas.

Di Tokyo, McDonald Holdings Jepang mengatakan, mereka mendapatkan 20 persen daging ayam untuk membuat chicken McNugget dari Shanghai Husi. Akan tetapi mereka telah berhenti menjual nugget yang dibuat dengan daging yang dibeli dari perusahaan OSI Group Tiongkok tersebut.

McDonald dan Yum (perusahaan induk KFC dan Pizza Hut) Jepang juga meminta maaf kepada para pelanggan dan mengatakan mereka akan beralih ke pemasok daging ayam lain.

Seperti yang dilansir dalam Japan Times (23/07/2014), perusahaan tersebut mengatakan telah menggunakan daging ayam impor dari Shanghai Husi sejak tahun 2002. Tetapi tidak ada masalah besar sejauh ini mengenai keluhan dari pelanggan.

Burger King telah menyingkirkan semua produk daging yang dipasok oleh Shanghai Husi dan pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif.

Selain itu, perusahaan Swedia IKEA, mengatakan bahwa Shanghai Husi sebelumnya telah memasok daging. Akan tetapi perusahaan daging tersebut sudah tidak mengirimkan daging sejak September tahun lalu.

Sebagian besar perusahaan makanan yang bekerja sama dengan Shanghai Husi telah menghentikan pemakaian daging yang diduga dioplos dengan daging busuk tersebut. Para pengusaha dan pemerintah terus menyelidiki kasus ini.

Keamanan pangan merupakan salah satu isu utama bagi konsumen Tiongkok setelah skandal di tahun 2008. Saat itu roduk susu tercemar dengan bahan kimia industri melamin yang menyebabkan kematian enam bayi dan membuat ribuan bayi alami keracunan.

(lus/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT