Hidangan Ikan Paus Dilarang di Berlin's Internation Green Week

Hidangan Ikan Paus Dilarang di Berlin's Internation Green Week

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Senin, 27 Jan 2014 06:57 WIB
Foto: The Local/ The Daily Meal
Jakarta - International Green Week kembali diadakan tahun ini di Berlin, Jerman. Banyak stand menyajikan produk yang mewakili perdagangan bersih. Tapi, ada satu stand yang ditutup karena menjual hidangan daging paus.

Festival yang diadakan tanggal 17 Januari 2014 ini menutup sebuah stand setelah petugas bea cukai menemukan daging paus yang disajikan bersama saus blueberry. Daging paus ini berasal dari Norwegia dan dilarang oleh hukum Jerman.

Sayangnya para penjual camilan daging ikan paus Minke ini tidak tahu menahu mengenai larangan tersebut. “Kami terkejut disini dilarang menjual daging ikan paus,” tutur Arne Andreas Rød selaku manajer stand kepada The Local (24/01).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Camilan ikan paus ini dihargai €2 atau sekitar Rp 33.000. Hidangan ini tidak diberi label lain atau dijual secara diam-diam, ada plang nama yang menjelaskan hidangan tersebut terbuat dari daging ikan paus.

Hal ini menarik perhatian kelompok Whale and Dolphin Conversation yang kemudian memberikan laporan kepada pihak berwajib. Agen bea cukai langsung menginvestigasi dan mereka menarik tiga kilogram daging ikan paus serta menutup stand.

“Norwegia telah banyak melanggar peraturan, saya hingga kementerian lingkungan sangat terkejut melihat bahan makanan tersebut dijual,” tutur Astrid Fuchs dari Whale and Dolphin Conservation group.

Pihak berwajib masih menginvestigasi penjualan daging ini. Jika terbukti bersalah, penjualnya akan dikenakan denda dan menghadapi hukuman ima tahun penjara.

(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads