Cathay Pacific Sajikan Menu Kanton Otentik dari Restoran Berbintang Michelin

Cathay Pacific Sajikan Menu Kanton Otentik dari Restoran Berbintang Michelin

Fitria Rahmadianti - detikFood
Rabu, 28 Agu 2013 15:31 WIB
Foto: Cathay Pacific
Jakarta - Maskapai penerbangan Hong Kong Cathay Pacific bekerjasama dengan hotel ternama Hong Kong The Langham meluncurkan promosi menu terbaru. Menu spesial ini akan disajikan kepada para penumpang di Kelas Utama, Kelas Bisnis, dan Kelas Ekonomi Premium di beberapa jalur penerbangan Cathay Pacific.

Menu tersebut terinspirasi dari T'ang Court, restoran China berbintang Michelin di The Langham, dan dipilih oleh Executive Chef The Langham Kwong Waikeung. Total 16 sajian ini diperkenalkan kepada para penumpang Cathay Pacific yang berangkat dari Hong Kong pada Agustus-Oktober 2013.

Ada 10 jenis hidangan untuk Kelas Utama, 9 untuk Kelas Bisnis, dan 5 untuk Kelas Ekonomi Premium. Beberapa menu yang bisa dipesan di seluruh kelas tersebut adalah 'braised abalone, chicken with black mushrooms' dan 'wok-fried prawns with black truffle paste'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu tersedia 'garoupa with bean curd skin and shrimp roe' khusus di Kelas Bisnis serta 'braised Australian wagyu beef cheek with straw mushrooms' khusus di Kelas Utama.

"Sejak tahun 2000 kami telah menyajikan hidangan oriental berkualitas di penerbangan kami, bekerja sama dengan restoran terkenal di Hong Kong. Kami sangat senang bisa bermitra dengan T'ang Court sekali lagi untuk menu inflight terbaru kami," ujar James Ginns, General Manager Inflight Service Cathay Pacific, dalam press release yang diterima Detikfood (28/08/13).

Ginns yakin, para penumpang akan menikmati rasa Hong Kong otentik di ketinggian 38.000 kaki di udara. Kwongpun merasa tersanjung bisa bekerja sama dengan Cathay Pacific untuk kedua kalinya.

"Menyambut ulang tahun T'ang Court ke-24, kerja sama ini memberikan platform baru bagi kami untuk mempromosikan masakan Kanton di luar negeri. Juga menjaga reputasi Hong Kong sebagai 'surga makanan'," kata Kwong.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads