Moore alergi terhadap kacang-kacangan, yang berarti ia tidak bisa makan almond, kacang mete, kemiri, hazelnut, dan kacang-kacangan lain. Jika mengonsumsi kacang, ia akan terserang gatal-gatal, pembengkakan tenggorokan, hingga gejala alergi berat lainnya yang bisa berujung pada kematian.
Saat jam makan siang, Duel dan Moore menikmati cokelat berdua. Tiba-tiba Moore mulai sakit perut, dan menunjukkan reaksi alergi lainnya. Hal ini terjadi, karena cokelat yang mereka makan adalah Nutella. Kandungan hazelnut dalam Nutella membuat Moore terserang alergi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dia berjalan sambil merasa gatal-gatal. Dan itu bisa saja jauh lebih buruk,” ujar Patti, ibunda Moore.
Keesokan harinya, Duel diberi penghargaan PAL Hero Award certificate oleh pihak sekolah. Ia juga mendapat sebuah buku dengan bordir “Good Friend” di sampulnya.
Pihak sekolah juga menyoroti pentingnya pengetahuan tentang alergi makanan pada anak-anak dalam satu kelas. “Kami berharap bisa meningkatkan kesadaran prevalensi alergi dan berbagai potensi reaksi akibat alergi,” ujar Jon Penhollow selaku kepala sekolah.
Di Amerika Serikat, 4% anak memiliki alergi makanan. Jumlah ini terus bertambah setiap tahun, ditandai dengan peningkatan jumlah rawat inap karena reaksi alergi. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk mengetahui apakah anak Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN