Bir Beraroma Kopi Kotoran Gajah Laku Keras di Jepang

- detikFood Selasa, 09 Apr 2013 06:47 WIB
Foto: Rocket News 24
Jakarta - Kopi apa yang termahal di dunia? Bukan kopi luwak, melainkan kopi yang difermentasi di saluran pencernaan gajah dan keluar bersama kotorannya. Black Ivory Coffee inipun menjadi salah satu bahan pembuatan bir edisi terbatas di Jepang.

Produsen bir Sankt Gallen asal Kanagawa, Jepang, Valentine lalu merilis bir dan gelas bir cokelat. Untuk April mop kali ini, mereka kembali mengeluarkan produk unik. Sankt Gallen meluncurkan bir yang salah satu bahannya adalah Black Ivory Coffee. Dalam hitungan menit, bir ini ludes terjual!

Namanya Un, Kono Kuro, pelesetan dari kata 'unko' (kotoran) dalam Bahasa Jepang. Tergantung bagaimana Anda memenggal katanya, nama bir ini bisa berarti 'Ya, Ini Hitam' atau 'Kotoran Hitam'. Kreatif ya?

Seperti Chocolate Stout yang diluncurkan Februari lalu, coffee stout atau bir kopi ini sebenarnya tak terbuat dari kopi asli. Aroma kopi dan rasa pahitnya berasal dari malt yang dipanggang sedemikian rupa. Agar aroma dan perisa kopinya lebih terasa, biji kopi dari kotoran gajahpun ditambahkan.

Anda mungkin sulit membayangkan bir yang terbuat dari kopi kotoran gajah. Namun, seorang reporter situs Rocket News 24 (06/04/13) berani mencobanya. Saat tutup botolnya dibuka, samar-samar tercium aroma pahit mirip biji kopi panggang.

Aroma kopi yang menenangkan semakin terendus saat isinya dituangkan ke gelas. Rasa pahit ketika bir menyentuh lidahpun segera terbasuh dengan gelombang rasa manis. "Setelah itu, bodi lembut masuk dan menyebar di mulut," ujar si reporter
.
Kombinasi pahit dan manisnya ternyata tetap fresh dan menempel di kepala hingga beberapa lama. "Selama beberapa waktu, saya masih merasa tubuh saya seakan-akan dipenuhi wangi yang hangat tersebut," ucap sang reporter.

Wow, siapa sangka bir dengan aroma dari kopi kotoran gajah ternyata nikmat?



(fit/odi)