Teknologi Gantikan Interaksi Keluarga di Meja Makan?

Teknologi Gantikan Interaksi Keluarga di Meja Makan?

- detikFood
Sabtu, 24 Mar 2012 11:28 WIB
Foto: louisefoxprotocolsolutions.com
Jakarta - Momen kebersamaan orangtua dan anak nampaknya semakin langka. Di kota-kota besar, waktu 24 jam sebagian dihabiskan dengan bekerja dan di perjalanan. Waktu berkumpul dan makan bersama keluarga pun makin sedikit.

Sayangnya, peluang yang terbatas itu seringkali tidak dimanfaatkan dengan baik. Meski secara fisik saling bertemu, anggota keluarga belum tentu saling berinteraksi. Tak jarang, masing-masing justru sibuk dengan gadget masing-masing. Entah itu mengetik di laptop, update status, asyik teleponan, atau main games.

“Di era teknologi ini, hampir semua keluarga melakukan komunikasi melalui handphone. Kebersamaan yang direfleksikan dengan bercakap-cakap secara langsung pun mulai menurun,” ujar Ade Savitri, Marketing Manager Pleasure Treats Oreo Kraft Foods Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara Oreo Fun Carnival, Ade memperlihatkan hasil riset yang diselenggarakan oleh Oreo bekerja sama dengan Ipsos Public Affairs. Sebanyak 592 responden dari Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung diwawancarai mengenai momen kebersamaan dalam keluarga.

Sebanyak 47% orang tua di Indonesia menyatakan bahwa waktu bersantai bersama anak-anak merupakan kemewahan tersendiri. Namun, ada 28% responden yang merasa tidak memiliki waktu untuk bersenang-senang bersama anak setiap hari.

Saat berkumpul dengan anak, sekitar 28% partisipan mengaku mereka tidak berinteraksi, malah melakukan aktivitas masing-masing. Bahkan, 4 dari 10 orang tua di Indonesia merasa anak-anak lebih tertarik berinteraksi dengan teknologi dibanding bermain atau makan bersama keluarga.

Padatnya kegiatan orang tua dan anak di luar rumah juga menimbulkan stres. Ayah dan ibu biasanya berangkat kerja saat anak belum bangun atau sudah berangkat sekolah. Saat orang tua pulang, anak-anak sudah tidur. Sebagian besar responden (65%) mendambakan kebebasan seperti saat mereka kecil. Mereka (56%) juga ingin memiliki sifat kanak-kanak agar dapat lebih dekat dengan sang buah hati.

Anak-anak pun tak hanya beraktivitas di sekolah. Mereka sering mengikuti les atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Sebanyak 76% orang tua berharap anak-anak tidak terlalu stres dalam menghadapi kegiatan sehari-hari. Mereka (62%) ingin agar si buah hati mengisi masa kanak-kanaknya dengan keceriaan.

Karena alasan inilah, Oreo merayakan ulang tahunnya yang ke-100 dengan mengadakan Oreo Fun Carnival. “Kami berharap acara ini dapat menaikkan semangat orang tua dan anak-anak serta meningkatkan momen kebersamaan,” jelas Ade.

Acara ini dihadiri oleh petinggi Kraft Foods Global dan Indonesia. Tak hanya itu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, juga datang untuk menyampaikan sambutan baik terhadap acara tersebut.

(Odi/Odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads