Daikon cake terbuat dari tepung beras dan lobak putih yang diiris-iris memanjang. Kue ini juga dikenal dengan sebutan turnip cake atau radish cake. Namun sesuai komposisinya, istilah daikon cake-lah yang paling tepat. Di Cina, orang-orang biasa menyebutnya 'lo bak gou'.
Kue ini dipotong berbentuk persegi dan biasanya digoreng dengan sedikit minyak sebelum disajikan. Bagian luarnya terasa renyah, sedangkan bagian dalamnya empuk. Tampilannya sangat mirip taro cake (kue tradisional Cina), namun taro cake bertekstur lebih padat dan berbahan utama talas. Daikon cake biasanya dimakan saat Imlek karena dalam bahasa Hokkian lobak bermakna nasib baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahan-bahan tersebut bisa dicampurkan langsung ke dalam adonan, bisa juga ditaburkan di atas kue. Jika dicampur, tepung jagung biasanya digunakan untuk mengikat adonan. Setelah itu, adonan daikon cake dikukus dengan api besar selama 40-60 menit hingga menjadi padat.
Kue ini bisa disajikan dengan berbagai cara. Daikon cake kukus bisa dicocol dengan kecap atau digoreng hingga sisinya keemasan. Daikon cake goreng biasanya ditemani dengan condiment seperti lada putih, saus sambal, saus hoisin, atau saus tiram. Sebagai salah satu hidangan dim sum, daikon cake biasanya ditemani dengan secangkir teh.
Daikon cake juga bisa dipotong-potong dadu lalu ditumis, baik dengan kecap dan molasses maupun dengan garam dan kecap ikan. Setelah dicampur dengan bahan-bahan lain, makanan ini menjadi 'chai tow kway' atau disebut carrot cake di Singapura.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN