Hal tersebut disampaikan juru bicara Starbucks Alan Hilowitz saat diwawancarai Seattle Times beberapa waktu lalu.
Penambahan bir dan wine dalam daftar menu Starbucks diharapkan dapat meningkatkan penjualan di waktu sore dan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pelanggan ingin duduk-duduk dan bersantai. Tapi tidak semuanya ingin kopi. Ada yang mau minum bir, atau bahkan wine. Jadi setelah pulang kerja orang-orang tidak perlu pergi ke bar. Mereka bisa datang ke Starbucks," jelas Alan Hilowitz.
(dev/dev)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN