Teh Legendaris Inggris Hadir di Jakarta

Teh Legendaris Inggris Hadir di Jakarta

- detikFood
Kamis, 29 Apr 2010 17:57 WIB
Jakarta - Kalau minum teh sudah menjadi bagian dari gaya hidup Anda sehari-hari pasti nya sudah tak asing dengan teh legendaris asal London ini. Lebih dari 300 tahun teh ini hadir menemani para pencinta teh di seluruh dunia. English Breakfast Tea, Jasmine Tea, atau Prince Wales Tea? Pilih saja.

Minum teh ternyata tidak hanya sekedar pelengkap di pagi hari. Tapi juga menjadi gaya hidup yang wajib dilakukan untuk sebagian orang. Tidak hanya di pagi hari, tapi juga siang , sore bahkan hingga malam menjelang tidur. Jenis-jenis tehnya juga beragam, seperti black tea, green tea, dan flavoured tea atau teh dengan campuran rasa.

Salah satu perusahaan teh yang terkemuka di dunia lebih dari 300 tahun yang lalu, Twinings, menawarkan beragam jenis teh tak hanya yang klasik tapi juga yang sudah mengalami perkembangan. Baik dari segi rasa maupun penyajian. Pada kesempatan kali ini, generasi ke sepuluh dari keluarga Twinings asal Inggris, Stephen H.B Twining berbagi pengalamannya seputar dunia teh kepada pencinta teh di Jakarta pada lawatan perdananya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenikmatan minum teh adalah saat Anda memilih citarasa teh yang sesuai dengan selera dan juga kondisi Anda saat itu," terang Stephen yang meminum English Breakfast Tea setiap pagi untuk membangkitkan semangatnya.

Sebagai penikmat teh, Stephen mengkonsumsi teh 9 hingga 15 cangkir setiap harinya. Dengan catatan teh yang diminum tidak ditambahkan gula ataupun susu. Karena secangkir teh memiliki kandungan kalori yang sangat kecil. "Kandungan anti oxidant pada teh juga sangat penting, selain itu teh juga mengandung flouride yang baik untuk penguat gigi," ujar Stephen yang sudah tertarik dengan dunia sejak usia 8 tahun.

"Menikmati secangkir teh tak hanya sebagai penghilang rasa haus, tapi juga melatih kesabaran dan juga membantu Anda untuk rileks," jelasnya. "Tak heran jika ritual saat menyiapkan secangkir teh pun menjadi bagian yang sangat penting dari proses menikmati minuman ini," tambahnya lagi.

Perusahaan Twinings yang didirikan oleh Thomas Twining di tahun 1706, tidak memiliki perkebunan teh sendiri. Twinings melakukan bekerja sama dengan para produsen teh dari seluruh dunia. Diantaranya Kenya, India, Sri lanka, Jepang, China, dan juga Indonesia.

Twinings memiliki Masters Blenders yang akan menggabungkan berbagai macam jenis teh dari seluruh perkebunan di dunia. Yang nantinya akan menghasilkan jenis teh baru dengan kualitas dan citarasa premium. Jenis-jenis teh Twinings sangat beragam, jenis black tea ada English Breakfast Tea, Earl Grey, Prince of Wales. Untuk jenis green tea Anda bisa mencicipi Jasmine Green Tea, Green Tea Earl Grey, Green Tea & Mint, Green Tea & Lemon.

Twinings juga memadukan daun teh dengan beberapa jenis buah-buahan. Seperti lemon, 4 jenis buah berry seperti strawberry, cherry, raspberry, dan redcurrant.Vanilla, blackcurrant, apple dan kayu manis juga jadi salah satunya.Passion Fruit yang dikembangkan oleh Twinings sangat pas untuk kondisi negara tropis seperti Indonesia.

Kini Twinings secara serius menggarap pasar Indonesia dan teh legendaris ini makin mudah didapat di outlet-outlet pasar swalayan besar dan restoran terkemuka di Jakarta. Kenikmatan teh dari Inggris ini kini bisa dinikmati oleh warga Jakarta dengan kualitas yang sama seperti negara-negara lain di dunia.

(eka/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads