Sebuah ajang kompetisi bergengsi kembali digelar di The Park Lane Hotel, Jakarta. Sama seperti ketika pertama kali diadakan yaitu pada akhir tahun 2008 lalu. Ajang kompetisi bartender kali ini pun mendapat sambutan yang cukup antusias dari bartender seluruh Indonesia.
'Finlandia Vodka Indonesia Bartending Cup 2009' kali ini melibatkan sekitar 38 orang bartender dari seluruh Indonesia. Seperti tahun sebelumnya dalam babak kualifikasi regional yang diadakan di tiap negara termasuk Indonesia, setiap kontestan diharuskan menciptakan kreasi minuman terbaru dari Finlandia Vodka. Selain itu bisa juga mencitakan rasa turunannya seperti Cranberry Fusion, Lime Fusion, atau Mango Fusion.
Dalam babak kualifikasi Finlandia Vodka Indonesia Bartending Cup 2009, para kontestan memiliki waktu 10 menit untuk meracik minuman. Apabila kontestan melebihi waktu yang telah ditentukan maka ia akan kehilangan point di tiap setengah menitnya. Memasuki babak final, batasan waktu yang kemudian diberikan adalah tepat 10 menit, setiap tambahan waktu setengah menit maka kontestan akan kehilangan 5 points. Cukup ketat bukan?
Nantinya 5 orang kontestan dengan nilai tertinggi akan dipilih untuk memasuki babak "Quick Mix". Dalam babak ini bahan- bahan yang digunakan untuk meracik baru akan di informasikan kepada para kontestan 10 menit sebelum kompetisi dimulai. Kontestan yang keluar dengan nilai terbaik pada babak inilah yang akan didaulat sebagai pemenang 'Finlandia Vodka Indonesia Bartending Cup 2009'.
Setelah melewati proses penjurian yang cukup ketat dari beberapa juri perwakilan Brown Forman Indonesia, tiga orang bartender berhasil terpilih sebagai juara. Juara ketiga adalah Erickson J. Marolop yang berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 3 juta dan pemenang kedua jatuh pada Boby yang memperoleh hadiah sebesar Rp 5 juta.
Hadiah pertama kali ini jatuh pada Mastur Camino. Selain memperoleh hadiah uang sebesar Rp 10 juta, ia pun memperoleh kesempatan untuk bertarung di ajang final International Finlandia Vodka Cup 2010 yang ke-12 berlangsung di Artic Circle, Levi, Finlandia. Disana Mastur berkesempatan untuk memperoleh pelatihan mixology dari Finlandia's Global, Ambassadors, dan Soulshakers, tiga konsultan minuman terkemuka asal Inggris.
Keikutsertaan Mastur di ajang internasional diharapkan dapat mengikuti jejak Raditya Dimas pemenang International Finlandia Vodka Cup 2009. "Meskipun Raditya yang merupakan orang Indonesia ini mewakili Dubai, namun itu merupakan bukti bahwa bartender Indonesia mampu bersaing dengan para bartender luar negeri. Dengan kemenanganan Dimas serta diadakannya kegiatan ini kami harap dapat menginspirasi dan memotivasi peracik cocktail terbaik lainnya,β ungkap Paula Suharmp selaku Promotion Manager Brown Forman Indonesia.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN