Sumber keluhan utama dari sebuah restoran terkadang bukanlah berasal dari dalam restoran sendiri, seperti calamari yang tak renyah, atau minuman yang kurang dingin. Atau tentang rasa makanan atau interior restoran. Keluhan utama dari para pelanggan restoran sebenarnya justru berasal dari pelayanan.
Sebagai konsumen seringkali kita dihadapkan dengan pelayanan yang buruk. Tetapi bagaimana kita sebaiknya berhadapan dengan pelayanan atau servis yang buruk tersebut? Berikut beberapa tips bagi Anda yang sering bersantap di luar rumah:
1. Pelayan bagaimanapun juga bertugas untuk melayani, namun mereka bukanlah pembantu. Tersenyum dan ramahlah kepada mereka dan mereka pun akan ramah kepada Anda. Itu adalah tips nomor satu untuk memperoleh pelayanan yang baik. Anda akan terkejut mengetahui bagaimana buruknya beberapa konsumen saat memperlakukan pelayan.
Seseorang yang bekerja atau setidaknya pernah bekerja menjadi pelayan (pramusaji) mengetahui bahwa tingkah laku konsumen dapat menentukan pengalaman bersantap mereka sendiri. Jika Anda pernah bersiul, menjentikkan jari, atau berteriak untuk memperoleh perhatian pelayan, Anda harus segera mengubah kebiasaan tersebut.
2. Tidak semua hal yang berjalan salah di restoran merupakan kesalahan pelayan. Ingatlah, mereka hanyalah salah satu tenaga penggerak dari roda perusahaan. Menunggu makanan yang keluar terlalu lama biasanya merupakan tanggung jawab bagian dapur. Jadi sebelum Anda mulai mengucapkan sesuatu, ingatlah mungkin saja orang lain yang patut untuk disalahkan. Yang perlu diingat, seorang pelayan yang baik akan selalu meminta maaf atas keterlambatan makanan dan memberikan info secara terus-menerus soal makanan yang Anda pesan.
3. Salah satu siasat untuk menghindari pelayanan yang buruk adalah dengan bersantap di bar. Di tempat ini pelayan dan bartender tidak pernah lepas dari pandangan Anda, sehingga membuat mereka sulit untuk mengabaikan Anda.
4. Jika Anda dilayani oleh pelayan yang benar-benar buruk, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan. Cobalah tetap tersenyum dan tidak emosi, terimalah perlakuan buruk tersebut, dan jika sudah keterlaluan tunjukkan ketidaksukaan Anda dengan cara yang paling membuat si pelayan merasa tidak enak.
- Tip: Beberapa restoran biasanya memberi denda sang pelayan tersebut dengan tidak memberikan jatah tip. Namun hal ini tentunya kurang begitu berarti karena maksud Anda sebenarya tidak tersampaikan.
- Memanggil manajer restoran: Panggilah manajer restoran atau siapapun yang bertanggung jawab di dalam restoran, beritahukan kondisi kurang menyenangkan yang sedang berlangsung.
- Meminta pelayan lain: Anda bisa dengan sopan meminta pelayan lain untuk menggantikannya. Manajemen di tiap restoran memiliki kewajiban untuk melaksanakan permintaan tersebut. Jika mereka tidak mau, Anda boleh meninggalkan restoran dan memberitahu tiap orang yang Anda kenal tentang pengalaman ini. Tidak perlu berusaha menutup-nutupinya.
5. Jika semua hal diatas gagal, tulislah surat kepada restoran atau khususnya pemilik restoran tentang situasi yang terjadi. Selama jam sibuk bahkan restoran yang baik sekalipun memiliki masa-masa sulit dalam menghadapi masalah. Jika Anda benar-benar ingin didengar dan memperbaiki masa depan pengalaman bersantap setiap orang, akan lebih baik untuk menuliskan pengalaman yang Anda alami tersebut beberapa hari berselang sebagai refleksi bersama akan kejadian tersebut. Jika restoran tersebut peduli akan reputasi mereka, karyawan mereka, dan konsumen mereka, Anda pastilah akan memperoleh balasan yang baik. (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN